KPI Aceh, Gelar Pembinaan 10 Lembaga Radio di Lhokseumawe

  • Whatsapp
kpia aceh
Komisi Penyiaran Indonesia Aceh (KPIA) menggelar pembinaan lembaga penyiaran untuk radio di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, Sabtu (19/10). Foto: Doc.KPIA

LHOKSEUMAWE – Komisi Penyiaran Indonesia Aceh (KPIA) menggelar pembinaan lembaga penyiaran untuk radio di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, Sabtu (19/10).

Kegiatan yang digelar di Lantai II, Cafe Time itu diikuti oleh sepuluh lembaga penyiaran.

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Aceh (KPIA), Muhammad Hamzah, menyebutkan kegiatan itu digelar untuk mensosialisasikan sistem pendataan lembaga penyiaran.

“Ada perubahan soal pengurusan izin. Misalnya, setahun sebelum mati izin lembaga penyiaran, harus mengajukan izin. Lalu dulu itu manual, sekarang itu sudah berbasis online,” kata Hamzah.

Dia menambahkan, pengurusan izin saat ini bisa lebih cepat. Jika dulu bisa beberapa tahun untuk proses perizinan, namun saat ini bisa lebih cepat atau sekitar tiga bulan. “Untuk perizinan bisa lebih cepat untuk proses perizinan,” ujarnya.

Untuk itu, Hamzah berharap seluruh lembaga penyiaran patuh pada regulasi baru perizinan yang berbasis single subsimision. Sehingga, seluruh radio bisa beroperasi dengan baik di Provinsi Aceh.

Dia mengajak seluruh lembaga penyiaran tidak segan berkomunikasi dengan seluruh komisioner KPIA. Prinsipnya, sambung Hamzah, komisioner KPIA berkomitmen untuk mendukung dan terbuka berkomunikasi dengan seluruh lembaga penyiaran di Aceh. (*)

Pos terkait