Lagi, Lima Warga Aceh Positif Corona

  • Whatsapp
covid-19 jabar
Ilustrasi pengecekan virus corona. Foto : pixabay.com

BANDA ACEH – Kasus penyebaran virus corona (COVID-19) di Propinsi Aceh terus bertambah dari hari ke hari, Jumat (10/5) sebanyak lima warga Aceh dilaporkan positif corona berdasarkan hasik swab yang di keluarkan Laboratorium Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Pukul 17.00 WIB.

Denikian kata Direktur Rumah Sakit Umum dr Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Dr dr Azharuddin SpOT K-Spine FICS kepada Kanalinspirasi.com, Jumat (10/7) malam.

Bacaan Lainnya

Ia menyebutkan hari ini sebanyak lima orang dinyatakan pisitif berdasarkan hasil swab, kelima warga tersebut adalah RA (65) perempuan, asal Kecamatan Indra Jaya, Aceh Jaya dan ZZ (58), dan TY, warga Banda Aceh, serta dua orang lagi merupakan tenaga medis, keduanya pria, berinisial BM dan TY, bermukim di Banda Aceh.

Mereka yang terpapar hari ini adalah dua pasien yang positif corona, masuk ke RSUD Meuraxa dengan keluhan demam dan batuk pada Kamis (9/7) sore. Kemudian Jumat (10/7) pukul 09.00 WIB diambil swabnya dan dikirim ke Laboratorium Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Pukul 17.00 WIB tadi keluar hasilnya, positif.

Mereka, kemudian dirujuk ke RSUZA Banda Aceh untuk diisolasi dan dirawat sampai sembuh. Pihaknya menambahkan dia mendapat informasi bahwa di luar dua pasien RSUD Meuraxa itu, ada tiga orang lagi yang hari ini terkonformasi positif Covid-19, yakni Sun, pasien di RSUZA.

Pihak RSUZA memeriksakan swab lendir tenggorokan dan hidungnya ke Lab Penyakit Infeksi Unsyiah. Hasilnya keluar Jumat sore positif Covid-19. belum diperoleh keterangan rinci di mana kedua tenaga medis ini bertugas atau praktik.

Dr Azharuddin hanya mengatakan, “Memang kami lagi benar-benar berduka karena ada sejawat yang positif, dan tracing kontak yang harus di-swab ratusan orang jumlahnya. Ini yang melelahkan.”

Dengan bertambahnya lima pasien corona di Aceh hari ini, maka total orang yang terinfeksi Covid-19 di provinsi ini sejak Maret lalu mencapai 95 orang.

Tiga orang meninggal, 54 orang sembuh, dan selebihnya sedang dirawat serta akan dijemput dari kediamannya untuk diisolasi dan dirawat di sejumlah RS rujukan pasien Covid-19 di Aceh.(dan)

Pos terkait