Lagi, Seorang Perawat di Sabang Positif Corona

  • Whatsapp
covid-19 jabar
Ilustrasi pengecekan virus corona. Foto : pixabay.com

SABANG – Satu orang warga Sabang kembali terkonfirmasi positif COVID-19. Pasien ini merupakan kasus kedua di Kota Sabang yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Kepala Bagian Umum dan Humas Pemerintah Kota Sabang, Bahrul Fikri S.STP MM mengatakan bahwa pasien kedua di Sabang ini berinisial NII (40) yang berprofesi sebagai perawat di Puskesmas Balohan Kota Sabang.

Bacaan Lainnya

“Iya satu orang warga kita terkonfirmasi positif COVID-19. Ini kasus kedua di Kota Sabang,” kata Bahrul kepada kanalinspirasi.com, Selasa (14/7).

Bahrul menjelaskan, pasien NII (40) berdomisili di Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang. NII (40) dinyatakan positif dari hasil uji sampel usap (swab) dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Balai Litbangkes Aceh.

Lebih lanjut Bahrul menjelaskan bahwa hasil uji sampel swab NII (40) yang pertama dinyatakan negatif COVID-19, namun baru pada hasil uji swab yang kedua, NII (40) dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

“Prosedurnya memang harus diambil swab dua kali dan setelah 14 hari dari hasil swab yang pertama, swab NII (40) yang kedua kalinya menunjukkan hasilnya yang positif COVID-19” kata Bahrul.

Menurut Bahrul, pasien tidak memiliki gejala selama ini dan setelah dinyatakan positif terpapar COVID-19, NII (40) langsung melakukan isolasi mandiri dirumahnya. Bahrul juga berharap warga untuk tidak panik dan tetap meningkatkan kewaspadaan dengan selalu menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk tidak lanjut, kata Bahrul, sebanyak 95 orang petugas di Puskesmas Balohan juga langsung melakukan isolasi mandiri. Kemudian, sebanyak 27 orang yang berkontak jarak dekat dengan pasien NII (40) telah diambil sampel swabnya, termasuk 4 orang anggota keluarganya.

“27 orang yang diambil swabnya tadi pagi itu keluarga dan tenaga medis, dan swabnya juga sudah langsung dikirim ke Balai Litbangkes Aceh. Kita juga akan terus melakukan tracing sebagai langkah antisipasi,” katanya.(dan)

Pos terkait