Lahan Industri Eks-Pabrik Asean Jadi Iskandar Muda Industrial Area (IMIA)

  • Whatsapp
lahan eks pt aaf

ACEH UTARA – Lahan industri eks-PT Asean Aceh Fertilizer (AAF) di Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, resmi diganti menjadi Iskandar Muda Industrial Area (IMIA) sejak 24 Februari 2020.

PIM merupakan salah satu perusahaan BUMN yang berdiri pada 24 Februari 1982. “Hari ini, PIM telah memasuki masa operasional ke-38 tahun. Sesuai dengan tema HUT kali ini, “Change or Die”, kita perlu melakukan langkah-langkah terobosan yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan daya saing produk pupuk kita di pasar komersil dengan melakukan efisiensi di segala bidang, peningkatan kompetensi SDM, peningkatan keandalan pabrik dan fokus pada pasar pupuk komersil serta memperhatikan aspek lingkungan,” ujar Direktur Utama PT PIM, Husni Achmad Zaki.

Bacaan Lainnya

Zaki menjelaskan, seiring dengan program pengembangan dan transformasi bisnis PT PIM, salah satu aksi korporasi perusahaan adalah pembelian aset eks PT AAF.

“Perusahaan akan memanfaatkan lahan industri ek-PT AAF tersebut agar investor tertarik dan diharapkan berdampak domino terhadap kemajuan ekonomi Aceh Utara khususnya Kecamatan Dewantara. Agar lahan tersebut mempunyai nilai komersil, maka lahan industri eks-PT AAF per tanggal 24 Februari 2020 resmi diganti menjadi Iskandar Muda Industrial Area (IMIA),” kata Zaki.

Zaki menambahkan, sejumlah beberapa investor yang sudah berkomitmen investasi di IMIA adalah PT Korina Refinery Aceh yang akan membangun Pabrik Oil Refinery, dan PT Sinergi Peroksida Indonesia yang akan mengoperaasikan pabrik Hidrogen Peroksida. “PIM juga akan mengkomersialisaikan pelabuhan/Jetty yang ada di kawasan tersebut,” ujarnya.

Bersamaan dengan momen itu, PIM juga membangun kerja sama dengan berbagai instansi. Di antaranya, Universitas Al Muslim Bireuen, IAIN Lhokseumawe, dan Pegadaian Syariah sebagai bentuk pemanfaatan potensi dan kemampuan masing-masing pihak khususnya dalam hal pengembangan sumber daya manusia. (*)

Pos terkait