Lampu Mati Ketika Ramadhan, PLN Dianggap Berikan Janji Palsu

  • Whatsapp

BANDA ACEH – Bulan Suci Ramadhan sudah memasuki 4 Hari setelah dimulai pada hari Senin, (6/5). Akan tetapi bulan puasa kali ini tidak ada bedanya dengan bulan puasa sebelumnya, pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) masih saja mematikan lampu ketika para masyarakat sedang melaksanakan ibadah di bulan suci ramadhan tahun ini.

Menurut pantauan media ini diberbagai lokasi, Kamis (9/5) malam. Beberapa lokasi yang berada dikawasan aceh lampu mati sejak tadi sore bahkan ada yang hingga saat ini belum hidup.

Bacaan Lainnya

Salah seorang warga kepada media ini mengatakan, sudah dua malam kami melaksanakan sahur dalam kegelapan sehingga untuk memasak makanan untuk sahur aja susah karena lampu mati.

” Sudah dua malam kami sahur dengan menggunakan lilin untuk meneranginya,” Terangnya.

Ia juga menambahkan PLN sudah pernah berjanji saat memasuki fase bulan suci ramadhan ini pihaknya tidak akan mematikan lampu agar pelaksanaan ibadah di bulan suci ramadhan ini berjalan dengan lancar akan tetapi pernyataan itu sangat berbalik dengan fakta yang terjadi sekarang ini.

Disamping itu pihak PLN mengklaim saat ini pihaknya mengalami gangguan nyala-mati alias byar pet. Kondisi ini terjadi sejak Kamis (9/5) dini hari.

Pemadaman listrik menyeluruh di Aceh terjadi mulai pukul 03.00 WIB, Kamis (9/5). Pagi harinya, aliran listrik di sebagian wilayah kembali menyala.

Menjelang buka puasa, listrik kembali padam secara bergilir. Pada malam ini, aliran listrik padam empat kali. Sejak pukul 21.30 WIB, sebagian Banda Aceh gelap. Listrik sempat menyala sebentar kemudian padam lagi.

Sementara itu, Manajer Komunikasi PLN UIW Aceh T Bahrul Halid mengatakan pemadaman listrik di Aceh terjadi sejak pukul 02.45 WIB akibat terjadinya gangguan peralatan pada gardu induk Belawan, Sumatera Utara.

“Hal ini mengakibatkan manual load shedding(MLS) pada sistem kelistrikan Sumatera bagian utara dan sampai saat ini PLTU Nagan Raya Unit 1 & 2 belum dapat beroperasi,” kata Bahrul saat dimintai konfirmasi.

Dampak dari belum beroperasinya PLTU Nagan Raya, terjadi penyalaan bergilir pada subsistem Aceh. PLN terpaksa melakukan penyalaan bergilir di daerah Lhokseumawe, Bireuen, Pidie, Pidie Jaya, Takengon, Bener Meriah, Banda Aceh, Meulaboh, Nagan Raya, dan Blangpidie.

“Saat ini petugas sedang berusaha melakukan perbaikan dan pengaturan beban kembali. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” jelas Bahrul. (*)

Pos terkait