Lanal Lhokseumawe Gagalkan Penyeludupan Sabu Asal Thailand

  • Whatsapp
lanal lhokseumawe amankan penyeludupan sabu asal thailand
Dan Lantamal I Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto didampingi Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib (Cek Mad), Kepala BNN Lhokseumawe AKBP Fakhrurrozi, serta perwira TNI AL Mako Lanal Lhokseumawe saat memperlihatkan barang bukti sabu sebanyak 50 Kg, serta sepucuk senjata api jenis revolver di Mako Lanal Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Selasa (19/03/19). Foto: istimewa

ACEH UTARA – Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Lhokseumawe TNI AL menggagalkan penyelundupan 50 kilogram sabu asal Thailand di perairan Ujong Blang, Aceh. Dari penangkapan itu, petugas menciduk empat anak buah kapal (ABK) beserta sepucuk senjata api jenis revolver.

Komandan Lantamal 1 Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto mengatakan, penangkapan jaringan sindikat penyelundup sabu itu berlangsung pada Senin (18/3). Kala itu petugas berpatroli di perairan Ujong Blang.

Bacaan Lainnya

“Keempat pelaku tersebut ialah IB (36), HA (27), IR (28), dan MU (27). Mereka merupakan warga Desa Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Aceh Utara, Aceh. Keempatnya merupakan jaringan transportasi laut yang sudah lima kali melakukan aksinya,” kata Ali Triswanto, dalam keterangannya Selasa (19/3).

Ali menjelaskan, penangkapan keempat pelaku beserta barang bukti tersebut dilakukan setelah mengantongi informasi dari masyarakat yang melihat adanya aktivitas mencurigakan. Bermodalkan informasi itu, saat petugas sedang memaksakan patroli rutin mendapati kapal boat yang mencurigakan.

“Langsung dilakukan pengejaran dengan melibatkan Sea Rider. Hasilnya dua boat bisa dihentikan. Barang yang disita oleh petugas di antaranya satu pucuk senjata api jenis revolver berikut enam butir peluru dan sabu asal Thailand seberat 50 kg. Pelaku bersama barang bukti kini diamankan ke Mako Lanal Lhokseumwe,” kata Ali.

Dikatakan Ali, keempat ABK itu ditangkap setelah mereka mengambil sabu di 70 mil dari Pantai Lhokseumawe. Mereka yang berprofesi sebagai kurir itu diketahui merupakan sindikat penyelundupan di bawah seorang pria berinisial FE.

“Saudara FE kerap melakukan penyelundupan melalui jalur Perairan Lhokseumawe, Aceh Utara dan memasarkan barang tersebut ke wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka untuk mengungkap pemilik di balik 50 kg Sabu tersebut,” ujar Ali Triswanto.

Pada kesempatan itu juga hadir dari Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib (Cek Mad), pihak BNN Kombes Iwan Ika Putra Kasubdit Narkotika Sintetis dan Kepala BNNK Lhokseumawe AKBP Fakhrurrozi, serta perwira TNI AL Mako Lanal Lhokseumawe. (mad)

Pos terkait