Lanal Lhokseumawe Uji Terampil Personel Glagaspur

  • Whatsapp
Prajurit Lanal Lhokseumawe (Perwira, Bintara dan Tamtama) melaksanakan latihan Glagaspur dalam rangka persiapan menghadapi uji terampil P1 dan P2, bertempat di Mako Lanal setempat, Rabu (29/7/2020).

LHOKSEUMAWE – Pangkalan TNI AL (Lanal) Lhokseumawe melaksanakan latihan Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) dalam rangka persiapan menghadapi uji terampil P1 dan P2, bertempat di Markas Komando (Mako) Lanal Lhokseumawe, Paloh Igeuh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, berlangsung selama dua hari, sejak 28-29 Juli 2020.

Ujicoba pada latihan kali ini menggunakan senjata laras panjang SS1, Laras pendek jenis P2 Browning dan Colt untuk mencari 0 (nol) benar.

Bacaan Lainnya

Tujuan latihan menembak tersebut adalah untuk meningkatkan profesionalisme seluruh prajurit Lanal Lhokseumawe dalam menghadapi tuntutan tugas yang semakin berkembang. Guna mengantisipasi hal tersebut maka diperlukan kesiapsiagaan yang tinggi bagi seluruh prajurit Lanal.

Hari kedua Glagaspur, Rabu (29/7/2020)  puluhan personel Lanal melakukan persiapan uji terampil tempur mulai pertahanan udara. Kemudian, dilanjutkan dengan terbakarnya sebuah pos di markas Lanal. Lalu uji terampil personel bagian kesehatan dalam menangani korban personel.

Danlanal Lhokseumawe, Letkol Laut (P) Muhammad Dimmi Oumry menjelaskan, saat ini pangkalan TNI Angkatan Laut, baru saja selesai melaksanakan uji gladi tugas tempur pangkalan tingkat 1 maupun tingkat 2, dengan mendatangkan tim penilai dari Komando Pelatihan Koarmada I. Dimana tim penilai dipimpin oleh Letkol Laut (P) Ahmad Mahdi Loebis sebagai Komandan Pusat Latihan Dukungan Operasi Komando Latihan Koarmada I.

“Uji gladi tugas tempur tingkat 1 dan 2 di pangkalan ini dilaksanakan selama dua hari mulai kemarin hingga hari ini,” kata Lethal Laut Dimmi.

Perlu diketahui, Pangakalan TNI AL Lhokseumawe, mempunyai tiga tugas pokok,  yang pertama menyelenggarakan dukungan administrasi dan logistik bagi unsur-unsur TNI AL. Kedua, melaksanakan operasi keamanan laut perbatasan di seluruh wilayah kerja Lanal Lhokseumawe dan jajarannya.

Dan yang ketiga, melaksanakan pemberdayaan daerah wilayah pertahanan laut serta melaksanakan tugas-tugas lain berdasarkan kebijakan kepala staf AL.

“Nah untuk dapat melaksanakan tugas pokok tersebut dibutuhkan kesiapan, dan kemapuan baik oprasional personel maupun materil Lanal Lhokseumawe,” sebutnya.

Sambungnya, oleh karena itu Laval Lhokseumawe, senantiasa melaksanakan latihan secara terprogram, berjenjang, bertingkat dan berlanjut dalam bentuk gladi tugas tempur pangkalan untuk melatih para personel dan prajurit serta materil yang ada untuk menjaga kesiapan.

“Untuk dapat mengetahui sejauh mana tingkat kemampuan baik prajurit maupun materil alutsista yang ada di Lanal Lhokseumawe, dan untuk mengetahui bagaimana hasil dari pembinaan latihan yang telah dilaksanakan, maka ada tim yang akan menilai,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Pusat Latihan Dukungan Operasi Komando Komando Latihan Koarmada I, Laut (P) Ahmad Mahdi Loebis mengatakan, secara sistem pengujiannya P1 dan P2 atau pengujian Glagaspur adalah kegiatan terprogram dari Koarmada I untuk mengecek dan menguji tiap jajaran di bawahnya, baik unsur-unsur KRI maupun pangkalan.

Poin-poin yang dinilai dalam pelatihan ini adalah, kesiapsiagaan dan kemampuannya dalam melaksanakan tugas pokok.

“Kami sudah melakukan pengamatan dan penilaian di Lanal Lhokseumawe ini selama beberapa hari, hasilnya baik kalau dinilai dari persentasenya menuju 97 persen kemampuan dalam uji P1 dan P2,” paparnya.

Sambungnya, jadi kalaupun tugas dari Lanal Lhokseumawe, selain dari tugas pokok bayak protokol, maupun koordinasi dengan Forkopimda, dan bertanggungjawab juga untuk keamanan daerah.

“Tetapi untuk tingkat dasar kemampuan prajurit tetap terbina dengan baik. Hal ini kami harapkan tetap terjaga untuk kedepannya, sehingga prajurit TNI AL yang berada di Lanal ini tetap profesional, tetap menjadi suri tauladan bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya. []

Pos terkait