Lapas di Aceh Masih Larang Kunjungan

  • Whatsapp
Sejumlah napi di lapas lhoknga mendapat remisi Covid-19. Foto : ANTARA

BANDA ACEH – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Lhoknga, Aceh Besar, hingga kini masih menutup layanan kunjungan narapidana guna mencegah penyebaran Covid-19.

Kepala Lapas Kelas III Lhoknga Yusrizal di Aceh Besar, Selasa (1/9), mengatakan bagi keluarga atau kerabat yang ingin berkunjung disediakan layangan panggilan video.

“Layanan kunjungan bertemu langsung belum diperbolehkan. Hal ini untuk mencegah penularan Covid-19 di dalam lapas. Penutupan layanan kunjungan narapidana berlangsung hingga waktu belum ditentukan,” kata Yusrizal.

Kendati layanan kunjungan dan bertemu narapidana belum dibuka, Lapas Kelas III Lhoknga memberikan kemudahan bagi keluarga maupun kerabat berkomunikasi dengan warga binaan.

Komunikasi dilakukan menggunakan panggilan video. Selain panggilan video, pihak lapas juga menyediakan layanan titipan barang untuk narapidana, kata Yusrizal menyebutkan.

“Sampai kapan kebijakan layanan ini diberlakukan, kami belum tahu. Penutupan layanan kunjungan warga binaan tergantung instruksi pusat,” kata Yusrizal.

Menyangkut dengan tahanan titipan, Yusrizal mengatakan Direktur Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM menginstruksikan tahanan yang diterima hanya titipan hakim atau A-III. Sedangkan, tahanan kepolisian dan kejaksaan tidak diterima.

“Setiap tahanan A-III yang dititipkan ke Lapas Kelas III Lhoknga, ditempatkan di sel karantina selama 14 hari, untuk memastikan apakah tahanan tersebut bebas Covid-19 atau tidak,” kata Yusrizal.

Lapas Kelas III Lhoknga, Aceh Besar saat ini dihuni 120 orang terdiri 115 narapidana atau warga binaan dan lima orang tahanan. Dari 115 warga binaan tersebut, 29 orang di antaranya wanita.

Pos terkait