Lecehkan Gadis di Bawah Umur, Dua Remaja Ditangkap

  • Whatsapp
lecehkan gadis di bawah umur dua remaja ditangkap dibawah umur
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra T Herlambang memperlihatkan tersangka dan barang bukti kasus pelecehan seksual terhadap dua gadis di Mapolres Lhokseumawe, Kamis (21/03/19).Foto: Rahmat Mirza - Kanalinspirasi.com

LHOKSEUMAWE – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe menangkap dua remaja yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap dua gadis di bawah umur.

Mereka masing-masing berinisial FS (21) dan FY (21), warga Desa Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Bireuen.

Bacaan Lainnya

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra T Herlambang dalam konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Kamis (21/3/2019), menyebutkan, peristiwa itu terjadi 4 Februari 2019 lalu.

FS, sambung AKP Indra, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap PB (15) warga Aceh Utara. Temannya, YF diduga melakukan pelecehan seksual terhadap AY (15) warga Aceh Timur.

“Kejadiannya di jembatan Desa Gunci, Kecamatan Sawang, Aceh Utara sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Kedua gadis itu sempat mengalami pelecehan seksual dan dibawa ke semak-semak,” katanya.

Kronologi kejadiannya, sambung AKP Indra, awalnya kedua tersangka menjumpai Yusril salah satu warga di lokasi kejadian. Lalu, keduanya meminjam ponsel Yusril untuk menghubungi kedua gadis itu.

“Si gadis ini mengira yang menelepon itu Yusril. Maka datanglah mereka ke lokasi kejadian,” terang AKP Indra.
Setiba di lokasi kejadian, kedua gadis itu dipisahkan. Masing-masing berpasangan.

“Saat pelecehan seksual itu terjadi, ada warga lain melintas dengan membawa senter. Keduanya lalu kabur. Kami sudah minta keterangan saksi dan akhirnya menangkap tersangka,” katanya.

Setelah kejadian itu, kedua orangtua gadis tersebut langsung melaporkan ke Polres Lhokseumawe. Hingga saat ini, kedua gadis itu masih syok berat dan malu keluar rumah.

“Keduanya dijerat dengan qanun (peraturan daerah) Aceh Nomor 6 tahun 2004 tentang Hukum Jinayat.

Sanksinya hukuman cambuk 90 kali dan denda paling banyak 900 gram emas murni atau penjara selama 90 bulan,”ujarnya.


Reporter: Rahmat Mirza
Editor: Dhanil

Pos terkait