Malam ini, MTQ Ke-34 di Pidie Akan Dibuka Plt Gubernur Aceh

  • Whatsapp
Lokasi Pelaksanaan MTQ Ke-34 Propinsi Aceh yang dilaksanakan di Kabupaten Pidie. Foto: Joni Saputra - Kanalinspirasi.com

PIDIE – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, dijadwalkan akan membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-34 Tingkat Provinsi Aceh, di arena utama kawasan Gampong Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Sabtu (21/9) malam ini sekitar pukul 20.00 WIB.

Pembukaan event dua tahunan itu akan dimeriahkan dengan penampilan tarian massal. Informasi tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Pidie, Fadhlullah TM Daud, Jumat (20/9).

Bacaan Lainnya

Untuk melihat kesiapan pembukaan MTQ, menurut Wabup, nanti malam (tadi malam-red) diadakan geladi bersih. Sementara pada Sabtu (21/9) pagi, diadakan pawai taaruf dan parade mobil hias mulai pukul 08.00 WIB. Pawai taaruf rencananya dimulai dari Masjid Agung Alfalah Sigli dan finish di arena utama MTQ. Sementara parade mobil hias, start dari Pendopo Bupati dan finish di arena utama.

“Sebenarnya, pawai taaruf dan parade mobil hias kita rencanakan berlangsung pada Jumat (20/9) sore atau setelah shalat Ashar. Namun, karena waktunya sangat singkat sehingga digeser ke besok (hari ini-red),” sebutnya.

Sementara pelantikan dewan hakim, lanjut Wabup, akan dilaksanakan pada Sabtu (21/9) sekitar pukul 14.00 WIB di Oproom Kantor Bupati Pidie. Menurutnya, hingga kini kafilah dari 23 kabupaten/kota sebagian besar sudah tiba di Pidie. Aceh Selatan merupakan kafilah pertama yang dipeusijuek Wakil MPU Pidie, Tgk H Ilyas Abdullah, di Pendopo Bupati Pidie. Disusul kafilah Banda Aceh, Sabang, dan Lhoseumawe.

“Kafilah yang terlambat datang yaitu Kabupaten Bireuen dan Aceh Utara. Dua kabupaten ini baru tiba di Pidie pada Jumat (20/9) sore,” ungkap Fadhlullah.

Secara terpisah, Direktur PDAM Tirta Mon Krueng Baro Sigli, Drs Ridwan, kepada Serambi, kemarin, mengatakan, untuk menormalkan suplai air ke lokasi pemondokan kafilah selama MTQ, pihaknya sudah meminta proyek jalan dan pemasangan pipa dihentikan sementara. Sebab, selama ini pengerjaan proyek tersebut sering menyebabkan pipa rusak sehingga suplai air ke pelanggan terhenti. “Dengan jeda pekerjaan proyek jalan, kita berharap tidak ada gangguan lain pada pipa PDAM. Sehingga, suplai air ke tempat pemondokan kafilah MTQ dan pelanggan tetap lancar,” jelasnya.

Pantauan Serambi, kemarin, di arena utama MTQ masih adanya pekerjaan. Seperti di panggung utama, pekerja masih mengganti lantai bangunan tersebut. Demikian juga di Gedung Serbaguna, masih ada pekerja yang menyelesaikan halaman bagian samping kiri dan kanan gedung. Pihak rekanan masih memburu pengerjaan gedung tersebut. Sementara pemasangan tenda dan stan sudah selesai.

Debu dari sisa proyek masih melekat pada jalan di arena MTQ, sehingga beterbangan dan berpeluang terhirup oleh warga. Air mancur pada dua titik di lokasi arena utama MTQ juga sudah dihidupkan oleh panitia. Hanya saja, lahan parkir yang ditimbun pasir dan batu (sirtu) masih digenangi air hujan. Untuk genset 500 KVA dan 250 KVA sudah tersedia di arena utama MTQ. (*)

Pos terkait