Membangun Aceh Dengan Semangat Entrepreneurship

  • Whatsapp
sdm perekonomian aceh
2 Tahun Jejak Aceh Hebat Pemerintahan Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah. Foto: Humas Setda Aceh

PULUHAN orang berkumpul di Jakarta, akhir Juni lalu. Mereka adalah diaspora Aceh di ibu kota. Sebagian berkarir sebagai pengusaha, ada yang akademisi hingga pihak perbankan. Pemerintah Aceh mengumpulkan mereka  untuk mendengar masukan dan mengajak diaspora Aceh itu untuk bersama-sama ‘pulang’ membangun Aceh.

“Kita harus bergerak bersama-sama, tidak ada superman yang bisa sejahterakan masyarakat Aceh dengan bekerja sendirian,” kata Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah di depan mereka.

Bacaan Lainnya

Bagi Nova, mereka adalah pemikir dan pelaku yang menjadi rekan kerja pemerintah untuk memajukan Aceh.

Nezar Patria, putra Aceh yang juga anggota Dewan Pers, mengatakan pertemuan diaspora Aceh tersebut telah menjawab sebagian besar kerinduan akan dialog sehat antara masyarakat, pemerintah dan dunia usaha. Menurut Nezar, secara bersama-sama semua pihak yang peduli akan kemajuan Aceh harus bergerak bersama untuk mengantisipasi tenggat waktu Dana Otonomi Khusus yang akan berakhir beberapa tahun ke depan.

“Ekonomi Aceh harus dibangun dengan semangat entrepreneurship yang tinggi, dengan memanfaatkan potensi komoditi, terutama pertanian dan perkebunan serta perikanan. Aceh harus memanfaatkan posisinya yang strategis di Selat Malaka, pintu gerbang Indonesia untuk urusan ekspor impor komoditi itu,” ujar Nezar.

NezarPatria
Nezar Patria Putra kelahiran Aceh yang juga menjabat sebagai Anggota Dewan Pers Indonesia. Foto: Susanto – Media Indonesia

Nezar menyebutkan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Aceh sebagai tempat berkumpulnya pengusaha Aceh dapat menjadi motor dan motivator dalam pembangunan ekonomi Aceh. Diketahui, selama ini Kadin Aceh sebagai salah satu poros ekonomi yang diharapkan mampu menggerakan usaha-usaha di Aceh belum mampu bekerja secara maksimal.

Kadin, kata Nezar, harus menjadi penggerak untuk menciptakan pebisnis-pebisnis muda, dan motivator untuk inovasi-inovasi bisnis.

Ketua Kadin Aceh, Makmur Budiman, mengamini pernyataan Nezar. Salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian Aceh adalah dengan memberdayakan berbagai lini ekonomi di Aceh sambil memperbaiki juga sumber daya manusianya.

Makmur Budiman
Ketua KADIN Aceh, Makmur Budiman. Foto: Kanalinspirasi.com

“Kemajuan perekonomian Aceh adalah harapan kita semua, karena itu Aceh harus mampu memperbanyak tenaga terampil di berbagai sektor, dan kita (Kadin) Aceh akan mendukung hal tersebut,” kata Makmur.

Akademisi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Reza Idria, mengatakan semangat yang dikedepankan pemerintah Aceh untuk menampung gagasan dan mengajak pelaku-pelaku ekonomi asal Aceh yang sudah berhasil di level nasional untuk meramaikan geliat berbagai sektor investasi di Aceh sangatlah bagus. Peran entrepreneur-entreprenuer yang telah sukses di luar Aceh tersebut akan sangat krusial untuk menghidupkan dunia usaha di Aceh.

“Ketika masyarakat menjadi bagian dari penggerak mata rantai ekonomi, maka iklim ramah investasi bagi pihak manapun yang ditawarkan pemerintah Aceh saat ini akan efisien. Selanjutnya, tinggal mengajak pengusaha-pengusaha tersebut untuk kemudian bergiat di Aceh,” ujar Reza Idria.

Apa yang dilakukan pemerintah dengan mengumpulkan Diaspora Aceh dan mengajak mereka untuk meramaikan geliat investasi di Aceh merupakan salah satu cara Nova Iriansyah mewujudkan Aceh Hebat.

Hebat bukan sekedar janji. Ia ingin warga Aceh berada di garda terdepan kemajuan Aceh. Aceh akan hebat ketika masyarakatnya hebat. (adv)

Pos terkait