MPU Aceh Keluarkan Fatwa Game PUBG Haram

  • Whatsapp

BANDA ACEH –  Berbagai jenis Game Online yang masuk dalam kategori Action Survival, kini Haram dimainkan.  Hukum ini seiring dikeluarkannya Fatwa Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, dalam sidang paripurna ulama III tahun 2019, Rabu (19/6).

Sidang yang digelar di Aula Tgk H Abdullah Ujong Rimba, Sekretariat MPU Aceh sejak 17 hingga 19 Juni 2019, mengangkat tema “Hukum & Dampak Game PUBG dan sejenisnya Menurut Fiqh Islam, Informasi Teknologi dan Psikologi.

Bacaan Lainnya

Dari penjelasan Ketua MPU Aceh Prof Dr Tgk H Muslim Ibrahim MA, Fatwa Haram ditetapkan karena game tersebut bermuatan kekerasan dengan penggunaaan senjata, yang dapat membawa pengaruh tindakan negatif pada pemainnya.

Permainan seperti PUBG, Free Fire dan sejenisnya, kata Prof Muslim Ibrahim juga mengakibatkan perilaku seseorang menjadi brutal, agresif, hingga adiktif atau kecanduan pada permainan tersebut.

“Setelah kajian mendalam menurut fiqh Islam, informasi teknologi, dan psikologi, seluruh anggota MPU Aceh sepakat PUBG dan game sejenisnya Haram dimainkan. Karena pada level berbahaya, game ini dapat menyebabkan krisis moral, gangguan psikologi hingga aksi kriminalitas yang akan meresahkan masyarakat,” sebut Prof Muslim Ibrahim.

Lebih jauh Prof Muslim menyampaikan, dari hasil penelitian beberapa game tersebut juga menampilkan konten  yang mengandung unsur penghinaan dengan simbol agama Islam.

Dalam sidang yang dihadiri 47 anggota MPU Aceh ini, juga di adakan pemaparan ilmiah yang disampaikan oleh Direktur MIT Aceh Teuku Farhan SKom dan Psikolog Yusniar Idris.

“Semua peserta sidang secara umum pandangan yang sama bahwa bermain game tersebut lebih besar Mudharatnya. Sehingga ditetapkan hukum Haram memainkannya dan akan disusun untuk menjadi Fatwa MPU Aceh,” pungkas Prof Muslim Ibrahim. (*)

Pos terkait