Nabhani Desak Pemerintah Tindak Aplikasi “Kitab Suci Aceh” di Playstore

  • Whatsapp
kitab suci aceh
Ketua Komisi I DPRK Aceh Besar, Nabhani. Foto : Doc Kanalinspirasi.com

ACEH BESAR – Ketua Komisi I DPRK Aceh Besar, Nabhani, mendesak Pemerintah untuk mengambil tindakan terkait aplikasi “Kitab Suci Aceh” yang tersedia di Google Playstore.

“Ini adalah aplikasi menyesatkan dan bertentangan dengan daerah Aceh yang melaksanakan Syariat Islam, Pemerintah harus segera mengambil kebijakan” ungkap Nabhani kepada Kanalinpirasi, Sabtu (30/5).

Bacaan Lainnya

Aplikasi tersebut, jelas Nabhani, menjelaskan isi kitab Injil, Taurat dan Zabur,yang  diterjemahkan ke dalam Bahasa Aceh. Hal tersebut bertentangan dengan Aceh sebagai Provinsi dengan mayoritas Muslim yang hanya berpedoman pada Kitab Suci Al Quran.

“Isi aplikasi yang menerangkan kandungan kitab lain dalam bahasa Aceh merupakan upaya menyebarkan agama kepada umat yang sudah memeluk agama. Dan itu bertentangan dengan Pancasila dan kerukunan umat beragama” lanjut tokoh yang akrab disapa Pak Bhen itu.

Maka untuk mencegah terjadinya konflik agama, Pak Bhen minta Pemerintah untuk mengambil tindakan sesuai undang-undang ITE.

“Kita Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat untuk menghubungi pihak Google terkait hal ini. Serta kepada pengelola Aplikasi Kitab Suci Aceh yang diunggah di playstore oleh Faith Comes By Hearing, untuk menghapus atau merubah nama Aplikasi” lanjutnya.

Pak Bhen menduga ada tujuan tertentu dari aplikasi tersebut dengan mencantumkan nama Aceh, yang jelas membuat citra Negeri Serambi Mekah ini tercemar.

“Aplikasi ini sangat melecehkan Aceh dan menimbulkan keresahan, harus segera diambil tindakan tegas dan cepat oleh Pemerintah” tegas Politisi Partai Gerindra Aceh Besar ini.

Pak Bhen juga berpesan kepada masyarakat Aceh untuk tidak mengunggah aplikasi tersebut dan menjaga anggota keluarganya.

“Untuk langkah awal, saya mengajak seluruh masyarakat Aceh dan dukungan umat Muslim di Indonesia, untuk melaporkan aplikasi tersebut sebagai pelecehan” pungkasnya. (*)

Pos terkait