Pasangan Non Muhrim di Lhokseumawe Dicambuk

  • Bagikan
eksekusi cambuk
Algojo melakukan eksekusi cambuk terhadap pasangan non muhrim, Tarmizi (41) dan Rusmiah (41) di Stadion Tunas Bangsa, Kota Lhokseumawe, Jumat (20/9). Foto: Rahmat Mirza - Kanalinspirasi.com

LHOKSEUMAWE – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe melaksanakan eksekusi cambuk terhadap pasangan non muhrim, Tarmizi (41) dan Rusmiah (41) di Stadion Tunas Bangsa, Kota Lhokseumawe, Jumat (20/9).

Keduanya melakukan jarimah khalwat (mesum). Diketahui masing-masing sudah memiliki suami dan istri. Mereka melanggar pasal 23 ayat (1) Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat dengan hukuman uqubat cambuk didepan umum.

“Sebelum eksekusi keduanya sudah menjalani tahanan 16 hari dengan eksekusi 10 kali cambuk, karena dipotong masa tahanan terdakwa dicambuk sebanyak 9 kali,” kata Jaksa Penutut Umum Kejari Lhokseumawe Muhammad Doni Sidiq.

Algojo melakukan eksekusi cambuk terhadap pasangan non muhrim, Tarmizi (41) dan Rusmiah (41) di Stadion Tunas Bangsa, Kota Lhokseumawe, Jumat (20/9). Foto: Rahmat Mitrza – Kanalinspirasi.com

Terlihat di lokasi, Tarmizi pada cambuk pertama mengalami kesakitan lantaran cambuk yang diayunkan oleh algojo sempat mengenai leher dan telinganya. Akibatnya eksekusi sempat terhenti. Selanjutnya, eksekusi berjalan lancar meskipun terdakwa menahan rasa sakit.

Doni Sidiq menjelaskan, dalam aturan tidak boleh mengenai kepala, tapi itu tidak sengaja dilakukan. Namun tidak ada sanksi hanya berupa teguran untuk algojo.

Terkait kejadian itu, sambung Doni, algojo akan mendapat arahan dari pimpinan. “Jika dilihat posisi cambuk sudah benar, namun kesalahan dilakukan itu tidak sengaja,” ujar Doni.

Kemudian kedua terpidana kembali dimasukkan ke dalam mobil tahanan Kejaksaan Negeri Lhokseumawe.

Sesuai keterangan pihak jaksa, usai dieksekusi, keduanya pun langsung dibebaskan, kata Jaksa Penutut Umum Kejari Lhokseumawe Muhammad Doni Sidiq. (*)

  • Bagikan