Pasien Corona Bisa Disembuhkan, Ini Dia Syaratnya

  • Whatsapp
pasien rsup adam malik covid-19
Tim medis memeriksa seorang pasien yang terinfeksi virus corona di Rumah Sakit Jinyintan Wuhan pada 26 Januari 2020. Foto : EPA-EFE/STR

JAKARTA – Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (COVID-19) Wiku Adisasmito memastikan bahwa orang yang terinfeksi virus corona bisa disembuhkan.

“Penyakit ini (coronavirus) limiting deasese atau bisa sembuh sendiri,” katanya Konferensi Pers ‘Memahami Risiko Corona’ di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (18/3).

Bacaan Lainnya

“Selama daya tahan tubuh manusia memadai untuk itu. Kalau kita melihat secara dunia bahwa masyarakat dunia itu relatif banyak yang sehat, maka dari itu ketahanan kesehatan masyarakat juga sebenarnya cukup tinggi,” jelas Wiku dalam konferensi pers secara online tersebut.

Baca Juga : Satu Pasien PDP Corona di RS Adam Malik Meninggal Dunia

Sehingga, kata Wiku, tidak selalu penularan virus corona mengakibatkan orang menjadi sakit akibat virus ini. “Dan kalau sekarang dengan self limiting deases daya tahan tubuhnya yang akan melawan. Kalau dalam istilah ilmiah virus ini disebut dan antigen atau musuh. Dan antigen ini kalau masuk kepada badan maka dia akan dilawan oleh tubuh manusia yang disebut antibodi.”

“Apabila antibodi cukup banyak yang spesifik dengan virus ini yang muncul karena infeksi tersebut maka sebenarnya orang itu bisa sembuh. Maka sekarang kita perlu menjaga kesehatan individu yang tinggi,sehingga masyarakat bisa menghadapi virus ini,” tambahnya.

Wiku mengatakan, virus ini rentan terhadap orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah atau memiliki riwayat penyakit lainnya.

“Ini yang bisa mengakibatkan perburukan keadaan. Jadi kalau kita pahami bahwa sebenarnya masyarakat secara umum itu sehat dan tidak banyak yang memiliki penyakit-penyakit lainnya, maka sebenarnya mau di dunia termasuk di Indonesia itu tidak terlalu berbahaya dan tidak perlu panik. Khusus untuk orang-orang yang memiliki penyakit-penyakit lainnya itu perhatian dan perlindungan. Jadi poin penting yang harus dipahami,” tegasnya.

Selain itu, Wiku mengatakan gejala yang perlu dipahami yakni demam karena itu adalah reaksi tubuh untuk melawannya sebelum timbulnya antibodi. “Kemudian biasanya tinggi sampai 38 derajat, kemudian ada batuk kering dan sesak napas. Dan kalau kita sudah memiliki gejala seperti itu kita harus waspada bahwa itu kemungkinan kita terinfeksi virus corona.”

Pos terkait