Pasien PDP Suspect Corona Asal Bekasi Meninggal Dunia

  • Whatsapp

YOGYAKARTA – Satu pasien dalam pengawasan (PDP) suspect Corona meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Panembahan Senopati Bantul, DI Yogyakarta. Pasien berumur sekitar 70 tahun tersebut merupakan pasien asal Bekasi, Jawa Barat.

Juru Bicara Pemda DIY Untuk Penanganan Corona (COVID-19), Berty Murtiningsih mengatakan, pihaknya menerima informasi meninggalnya pasien tersebut pada Kamis (19/3).

Bacaan Lainnya

Informasi yang didapatkan dari Dinas Kesehatan Bantul menyebutkan, satu pasien PDP suspect Corona meninggal sebelum ada hasil uji laboratorium. “Pasien meninggal pada Rabu (18/3), “ujar Berty kepada wartawan, Kamis (19/3).

Dia menjelaskannya, hingga kini pihaknya masih belum menerima informasi resmi perihal meninggalnya pasien tersebut.

Informasi ini didapatkan karena dirinya menerima informasi, dan kemudian mencoba menghubungi secara pribadi. “Jadi masih belum bisa dijelaskan lebih lanjut,” katanya.

Seperti dilansir dari SINDOnews.com saat wartawan mencoba menanyakan hasil uji laboratorium yang diterima hari ini terhadap dua warga yang positif Corona, Berty belum bisa menjelaskan.

“Maaf saya off dulu dilanjutkan besok pagi,” katanya melalui pesan WhatsApp.

Padahal sebelum PDP suspect Corona meninggal, dalam keterangan dua pasien dinyatakan positif Corona, Berty sempat menjalaskan dua pasien adalah PDP yang dirawat di Rumah Sakit Jogja dan Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul.

“Untuk yang dirawat di Rumah Sakit Jogja riwayat perjalanan dari Bogor. Sedangkan di Panembahan Senopati pendatang dari Jakarta,” ucap Berty sebelum info pasien PDP meninggal.

Sementara Juru Bicara Penanganan COVID-19 Pemkab Bantul, Tri Wahyu Joko Santosa mengatakan, pasien yang meninggal dunia merupakan warga luar Bantul. Saat dirawat kondisinya sudah parah, dan mengalami sesak nafas. “Pasien dari Bekasi, masuk rumah sakit sudah drop, ” ulasnya.

Saat ini, dari dua PDP yang dirawat satu meninggal dunia dan satu lagi dinyatakan positif Corona. “Untuk yang positif kondisi stabil dan dirawat di ruang isolasi,” pungkasnya.

Pos terkait