Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng, Korban Jadi Tiga Orang

  • Whatsapp
pasien rsup adam malik covid-19
Tim medis memeriksa seorang pasien yang terinfeksi virus corona di Rumah Sakit Jinyintan Wuhan pada 26 Januari 2020. Foto : EPA-EFE/STR

SEMARANG – Pasien positif corona atau Covid-19 di Jawa Tengah yang meninggal dunia kembali bertambah. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, sebelum meninggal, Rabu (18/3) petang, pasien tersebut dirawat selama dua hari di RS Moewardi Surakarta.

Ganjar Pranowo mengatakan, pasien tersebut berjenis kelamin perempuan berusia 49 tahun. Sebelum meninggal, dilihat dari hasil tracking Pemprov Jateng, dia mengikuti seminar di Bogor.

Bacaan Lainnya

“Pasien ini memiliki riwayat perjalanan yang sama dengan pasien positif Covid-19 meninggal kasus pertama di Jawa Tengah yang dirawat di RS Moewardi Surakarta,” kata Ganjar.

Sampai saat ini di Jawa Tengah pasien positif Covid-19 yang memiliki riwayat perjalanan di Bogor untuk mengikuti seminar berjumlah 4, dan 2 di antaranya meninggal.

“Kami terus tracking di sana (Bogor) untuk mencari data seluruh peserta seminar dan sampai sekarang masih diusahakan oleh panitia. Saya juga menghubungi Gubernur Jawa Barat untuk menyikapi ini,” kata Ganjar.

Dengan tambahan tersebut, Ganjar mengatakan, total pasien positif Covid-19 di Jawa Tengah yang meninggal berjumlah 3 orang. Dua pasien meninggal di RS Moewardi Surakarta dan satu pasien dirawat di RS Kariadi Semarang.

Hingga saat ini di Jawa Tengah terdapat 1.005 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Ada 68 Pasien Dalam Pemantauan (PDP) 68 orang, 24 di antaranya telah pulang dalam kondisi sehat dan 2 orang meninggal. Untuk yang positif sebanyak 9 orang, 6 di antaranya dirawat intensif dan 3 meninggal.

Pos terkait