Pelaku Pengrusakan Isi Mesjid Di Banda Aceh, Ternyata Pasien RSJ

  • Whatsapp
orang gila rusak masjid di banda aceh
Ilustrasi Orang Gila. Foto: Doc Pri

BANDA ACEH – Personil Polsek Lueng Bata, Banda Aceh, mengamankan MN (23) tersangka pengrusakan Alquran dan Surah yasin di Masjid Al A’la, Gampong Cot Mesjid, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh, Senin (8/4). Pelaku ternyata  pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh yang melarikan diri dari RSJ pada saat petugas membersihkan ruangan Ruma Sakit.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kapolsek Lueng Bata, AKP Edi Saputra mengatakan, pelaku ditangkap setelah polisi memperoleh keterangan dari saksi Radian saputra salah seorang pekerja warkop. Dalam keterangannya kepada polisi, Radian   menyatakan bahwa pada hari Senin tanggal 08 April 2019 sekira pukul 04.00 WIB pelaku dalam kondisi telanjang bulat datang sendirian dengan berjalan kaki ke warkop brunei jl. Amd Desa Lamdom kecamatan Lueng Bata.

Pelaku yang duduk di kursi warkop tersebut sekitar 10 menit sempat mengambil Hanphone pengunjung warkop namun berhasil diambil kembali oleh pemilik, selanjutnya pelaku diusir oleh pemilik warung dan langsung meninggalkan warkop dengan berjalan ke arah Mesjid Al A’la, Gampong Cot Mesjid.

Dijelaskan, Sebelumnya Polisi telah melihat rekaman kejadian itu dan mengenali wajah pelaku. Berdasarkan rekaman cctv, pelaku melakukan pengrusakan Al Quran dan memotong kabel mikrofon sekitar pukul 04.28 wib  selanjutnya pergi meninggalkan Mesjid.

Selanjutnya Sekira pukul 05.30 wib, petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banda Aceh mendapatkan informasi dari masyarakat tentang keberadaan orang gangguan jiwa tanpa memakai busana yang meresahkan  masyarakat di depan Mesjid Raya Banda Aceh, sehingga  Anggota Satpol PP melakukan pencarian dan berhasil  mengamankan pelaku didepan lorong bakso Hendra Hendri, setelah dipakikan pakian tersangka langsung dibawa RSJ.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh polisi dari pihak rumah sakit jiwa ( RSJ ) menyatakan bahwa MN adalah salah seorang pasien rumah sakit jiwa yang telah di rawat sejak bulan april 2018. (*)

Pos terkait