Pemilik Kapal Yacht di Pelabuhan Krueng Geukueh Ternyata Pengusaha di Inggris

  • Whatsapp
kapal layar yacht
Peter Jeremy David atau dikenal Peter Dyer, pengusaha Inggris dan pemilik kapal yacth sambil terus memeriksa kondisi kapal di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, Sabtu 18 Januari 2020. Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

ACEH UTARA – Kapal layar Yacht yang sempat terombang-ambing tanpa Anak Buah Kapal (ABK) di Perairan Selat Malaka sekitar 20 mil dari perairan Muara Batu, Aceh Utara, beberapa hari lalu pada Sabtu (11/1).

Lalu, pada Minggu (12/1) pagi ditarik oleh nelayan asal Muara Batu yang menemukan Safrizal (37) dan Azwar (23) dari laut ke Kuala Mane kecamatan setempat atas perintah Panglima Laot Rusdi.

Bacaan Lainnya

Kapal Yacth itu pada Jumat (17/1) ditarik dari Kuala Mane Muara Batu ke Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara.

Kapal Yacth ini ternyatak milik Peter Jeremy David, pengusaha asal Inggris.

Peter Jeremy David menceritakan kejadian pada malam itu, Sabtu 4 Januari 2020 dirinya bersama Stephen Christopher berada di Phuket, Thailand.

Peter menyandarkan kapal untuk pergi makan malam di restoran, tidak jauh dari tempat kami makan. Tak Lama kemudian mereka kembali ke tempat kapal, tapi kapalnya sudah tidak ada di lokasi tersebut.

“Padahal dilokasi itu ada 12 kapal yacht serupa lainnya di sandarkan di lokasi itu,” kata Peter kepada para Jurnalis di Pelabuhan Krueng Geukueh, Sabtu (18/1).

Peter, mengira kapalnya terbawa angin ke arah Nikobar, karena malam itu anginnya sangat kencang ke arah timur Samudra Hindia.

Sebelumnya kita juga sudah memberitahukan kepada pihak Angkatan Laut maupun petugas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (Coast Guard) di Nicobar untuk melihat Yacth ini. Tetapi mereka di sana tidak menemukannya, akhirnya mendapat kabar kapal yacth ada di perairan Aceh Utara dan saat ini kapalnya sudah diamankan di Pelabuhan Krueng Geukueh“ ujar Peter Jeremy dalam Bahasa Inggris.

Peter juga tidak menyangka kapal ini dibawa angin ke perairan Selat Malaka, Aceh. (*)

Pos terkait