Pemko Sabang Terima 10 Ribu Masker bagi Anak Sekolah

  • Whatsapp
masker sabang
Wakil Wali Kota Sabang, Drs. H. Suradji Junus. Foto: Humas Pemko Sabang

SABANG – Pemerintah Kota sabang menerima sebanyak 10 ribu lebih masker bagi peserta didik yang akan dibagikan untuk 48 sekolah se-Kota Sabang, yang terdiri dari masker kain dan masker medis dari Pemerintah Aceh dalam rangka Gerakan Masker Sekolah (GEMAS) secara simbolis yang berlangsung di halaman Kantor Walikota Sabang, Selasa (1/12).

Wali Kota Sabang yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Sabang, Drs. H. Suradji Junus mengatakan, hal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dari Pemerintah Aceh terhadap masyarakat, khususnya peserta didik.

Bacaan Lainnya

“Inilah kepedulian Pemerintah Aceh yang memberikan masker kepada anak sekolah di daerah-daerah dalam rangka untuk melindungi dan memberikan kenyamanan peserta didik dalam proses belajar mengajar,” kata Wakil Wali Kota Sabang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh Drs. Mahdi Efendi mengatakan kegiatan GEMAS ini bertujuan untuk mencegah penularan Covid-19 di sekolah-sekolah.

“Khusus untuk Kota Sabang, sasaran program Gerakan Masker Sekolah (GEMAS) yaitu 48 sekolah, 8.568 siswa, 297 rombongan belajar (rombel) dan 918 guru,” kata Mahdi.

Lanjutnya, kewenangan kab/kota yakni meliputi 34 sekolah, yaitu 25 SD, 9 SMP. Sedangkan Kewenangan dari Kemenag yakni 8 Madrasah, yaitu 5 MI, 2 MTs, dan 1 MA. Kewenangan Pemerintah Aceh 6 sekolah, yaitu 3 SMA, 1 SMK dan 2 SLB. Total jumlah masker kain 9.015 lembar dan 1.836 lembar masker medis.

“Masker yang diserahkan ini bersumber dari bantuan BNPB pusat 95%, dan 5% bersumber dari Kementrian Kesehatan RI. Selain itu, spanduk dan brosur yang turut dibagikan dalam kegiatan ini yang merupakan donasi dari SKPA dan Mitra kerja lainnya,” tambahnya.

Selain itu, Provinsi Aceh saat ini juga tengah menjalankan Gerakan Aceh Mandiri Pangan, Gerakan Gebrak Masker Aceh, dan Gerakan Nakes Cegah Covid-19, yang fokusnya untuk mendukung sistem kerja tenaga kesehatan dalam pemulihan dan penanganan pasien Covid-19. (*)

Pos terkait