Pemkot Sabang Gelar Musrenbang Penanggulangan Kemiskinan

  • Whatsapp

SABANG – Pemerintah Kota Sabang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Sabang menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tematik Penanggulangan Kemiskinan yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tanggal 24 – 25 Februari 2020 di Kecamatan, selanjutnya akan dibahas di tingkat kota pada Musrenbang mendatang.

Wakil Walikota Sabang selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Sabang, Drs. H. Suradji Junus, mengatakan bahwa kegiatan Musrenbang Tematik Penanggulangan Kemiskinan dilaksanakan secara berjenjang dimulai pada tanggal 24 dan 25 Februari 2020 ditingkat Kecamatan dan dilanjutkan pada tingkat Kota.

Bacaan Lainnya

“Musrenbang Penanggulangan Kemiskinan ini merupakan suatu ide, gagasan atau inovasi yang dirancang secara khusus oleh Pemerinah Kota Sabang melalui BAPPEDA Kota Sabang dengan tujuan untuk menjaring masukan-masukan dari masyarakat dan para pihak terkait lainnya yang berhubungan dengan perencanaan dan penganggaran yang efektif, efisien dan akuntabel dalam rangka penanggulangan kemiskinan di Kota Sabang,” sebut Wakil Walikota.

Kepala BAPPEDA Kota Sabang, Faisal Azwar, melaporkan bahwa pelaksanaan musrenbang tematik ini merupakan salah satu pelaksanaan dari kebijakan penanggulangan kemiskinan, yaitu membentuk sinergi kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan di Kota Sabang antara para pihak Pemerintah Kota Sabang, Pemerintah Gampong, dunia usaha, perbankan dan kelompok masyarakat, terutama dalam upaya peningkatan pendapatan masyarakat, seperti pemanfaatan lahan tidak produktif dan terlantar untuk pengembangan komoditi yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Kegiatan tersebut, turut menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kantor Pusat Jakarta, yang  diwakili oleh Kepala Subdirektorat Statistik Kerawanan Sosial, Ahmad Avenzora.

Ahmad Avenzora memaparkan tentang hal-hal terkait dengan metodologi pengukuran kemiskinan makro beserta simulasinya, sebagai pedoman dalam perumusan program penanggulangan kemiskinan.

Disamping upaya peningkatan pendapatan masyarakat dan mengurangi beban pengeluaran masyarakat, juga penting untuk dilakukan upaya pengendalian garis kemiskinan.

Musrenbang Penanggulangan Kemiskinan Kota Sabang ini sendiri diikuti oleh ±100 orang peserta undangan yang terdiri dari Asisten Administrasi, Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Sabang, para Kepala SKPK terkait, Kepala BPS Kota Sabang, para Camat, Keuchik se-Kota Sabang, perwakilan tokoh masyarakat, dan Perwakilan Mitra Pemerintah Kota Sabang. (mh)

Pos terkait