Persiapkan Ajang MotoGP 2022, Menparekraf Sandiaga Uno Singgung Keberadaan Anjing Liar di Sekitar Sirkuit Mandalika

  • Bagikan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat meninjau kawasan Paddock (garasi setiap tim pembalap) di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (12/1/2022). ANTARA/HO-Kemenparekraf

JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengajak masyarakat dan komunitas pecinta anjing untuk terlibat bersama pemerintah setempat mencari solusi terhadap keberadaan anjing-anjing liar yang ada di sekitar kawasan Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat,  yang akan menjadi ajang MotoGP 2022.

“Ada beberapa anjing yang tertabrak dan dikhawatirkan terjadi kecelakaan dan berakibat fatal bagi para pengemudi (balap) jika mencoba menghindari anjing-anjing ini. Kita ingin MotoGP ini berjalan sukses dan masalah sekecil apapun dilakukan dengan pendekatan yang bijaksana,” sebutnya dikutip dari ANTARAnews, dalam keterangan pers, di Jakarta, Rabu (12/1/2022)

Sandiaga Uno mengatakan pemerintah akan maksimal mempersiapkan ajang MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang dipastikan memberikan dampak besar pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo, lanjutnya, perhelatan internasional ini diharuskan sukses dan tak ada celah untuk membuat kesalahan.

“Kita akan lakukan persiapan secara matang dan pelatihan-pelatihan SDM (Sumber Daya Manusia),” kata Sandiaga seusai meninjau kawasan Paddock (garasi setiap tim pembalap) Sirkuit Mandalika .

Sandiaga meminta para pemangku parekraf untuk segera melakukan koordinasi, sinkronisasi, dan harmonisasi untuk memanfaatkan momentum MotoGP agar dapat menciptakan lapangan pekerjaan.

Lebih lanjut, ia menginginkan agar masyarakat setempat dapat memperoleh manfaat dari perhelatan kejuaraan motor kelas utama tersebut. Dalam tinjauannya di Sirkuit Mandalika, Menparekraf mengevaluasi beberapa isu yang perlu diselesaikan. Seperti infrastruktur di dalam sirkuit, kesiapan akomodasi, pra-event (kegiatan selama mempersiapkan acara utama), hingga promosi produk wisata dan ekonomi kreatif sebagai upaya mendukung kesuksesan ajang MotoGP.

“Intinya kami ingin memastikan beberapa persiapan yang menjadi tugas kami, dan kami akan hadir secara tegas untuk mempersiapkannya. Kita punya 65 hari lagi dan pekerjaan rumah (PR) kita sangat berat,” kata dia.

Beberapa catatan lain yang diungkapkan oleh Menparekraf Sandiaga antara lain terkait sistem penerangan dan air yang akan ditangani oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengembang dan pengelola kompleks destinasi wisata di kawasan Mandalika.

Perhelatan MotoGP Indonesia 2022 yang diadakan pada 18-20 Maret diprediksi dihadiri 100 ribu pengunjung dari dalam negeri maupun wisatawan internasional. Mengenai akomodasi, pihaknya akan memastikan terlebih dulu jumlah penonton yang sudah terverifikasi untuk disesuaikan dengan tingkat ketersediaan kamar.

“Nanti sebagai alternatifnya bisa diarahkan ke homestay (rumah tinggal), cabin atau glamping (menginap di tenda dengan fasilitas mewah, hingga cruise (hotel terapung di kapal pesiar) dan juga keterlibatan masyarakat setempat. Selain itu ada juga penerbangan shuttle dari Bali atau Surabaya, (dan) Banyuwangi yang bisa dijadikan alternatif,” ucap Sandiaga.(*)

  • Bagikan