Pertolongan Pertama untuk Demam Anak yang Perlu Diperhatikan Orangtua

  • Bagikan
Pertolongan pertama untuk demam anak, salah satunya adalah berikan anak pakaian lebih ringan dan tipis.(SHUTTERSTOCK)

Kanalinspirasi.com – Hampir semua orangtua mungkin panik mendapati anak mereka mengalami demam. Beberapa di antaranya akan mengabil tindakan langsung dengan memberikan obat yang dijual bebas, yang mungkin tanpa konsultasi dengan dokter.

Namun, orangtua sebenarnya bisa melakukan pertolongan pertama sebelum memberikan obat demam kepada anak.

Sebab, demam umumnya tidak berbahaya dan ini tanda bahwa sistem imun tubuh anak sedang bekerja melawan suatu infeksi yang berlangsung, seperti dikutip dari Mayo Clinic.

Demam mungkin tidak perlu diobati, kecuali jika anak Anda merasa tidak nyaman. Bahkan suhu yang lebih tinggi biasanya tidak berbahaya, kecuali anak Anda sudah mengidap penyakit jangka panjang (kronis). Sehingga, tujuan utama mengatasi demam anak adalah meredakan ketidaknyamanan dan meningkatkan kualitas tidur mereka.

Pertolongan pertama

Berikut pertolongan pertama untuk mengatasi demam anak yang bisa Anda lakukan sebagai orangtua:

1. Tes suhu tubuh

Mengutip Nationwide Childrens, jenis termometer yang bisa digunakan secara aman oleh anak meliputi:

  • Gunakan termometer digital. Jangan pernah menggunakan termometer air raksa. T
  • ermometer rektal yang ditaruh di pantat bayi adalah yang paling akurat.
  • Termometer dahi (arteri temporal) adalah pilihan terbaik berikutnya, jika digunakan dengan cara yang benar.
  • Termometer oral (mulut) dan telinga (timpani) dapat digunakan, jika dilakukan dengan benar. Untuk termometer oral, tunggu 30 menit setelah minum sesuatu yang panas atau dingin. Untuk telinga, tunggu 15 menit setelah masuk dari flu.
  • Termometer yang digunakan di ketiak (aksila) dapat digunakan sebagai pemeriksaan cepat, tetapi tidak terlalu akurat.

Cara terbaik untuk memeriksa suhu anak Anda tergantung pada usia mereka.

  • Usia di bawah 3 bulan: termometer dubur atau dahi
  • Usia 4 bulan atau lebih: termometer dubur, dahi, atau aksila
  • Usia lebih dari 6 bulan: termometer dubur, dahi, telinga, atau aksila
  • Usia 4 tahun atau lebih: termometer oral, dahi, telinga, atau aksila.

Pastikan untuk memberi tahu penyedia layanan kesehatan anak Anda metode mana yang Anda gunakan. (KOMPAS.COM)

SELENGKAPNYA KLIK DISINI >>>>

  • Bagikan