Polisi Bekuk Kakek Pencabul Bocah di Aceh Besar

  • Whatsapp
reskrim polresta banda aceh
Ilustrasi pencabulan anak dibawah umur. Foto : Shutterstock

BANDA ACEH – Tim Reskrim Polresta Banda Aceh, menangkap seorang kakek berinisial SA (54) yang sehari-hari berprofesi sebagai pemulung, karena telah melakukan perbuatan melawan hukum, mencabuli dua bocah Bunga (5) dan Kembang (9) pada, Senin (9/3) lalu di pinggir muara sungai Aceh Besar.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasat Reskrim AKP M. Taufiq, SIK, MH dalam konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh Kamis (19/3) mengatakan, kejahatan kakek berusia lanjut itu terjadi pada tanggal 9 Maret 2020 di pinggir muara sungai.

Bacaan Lainnya

Pelaku saat ini sudah diamankan dan mendekam di sel Mapolresta, Banda Aceh, saat melakukan aksi bejat itu, pelaku mengiming-ngiming beli eskrem kepada kedua korban masing-masing bernama bunga (5) dan kembang (9).

Kejadian itu berawal saat korban sedang asik bermain bersama teman-teman disebuah pabrik batu bata menggunakan sebuah becak milik pelaku untuk mandi di laut, kemudian dalam perjalan pulang, pelaku menjanjikan akan memberikan ice cream kepada korban.

Aksi pelaku tersebut menurut Kanit PPA Sat Reskrim Polresta Banda Aceh, terbongkar karena kemudian mengatakan kepada para teman dan korban yaitu, MSP, RDW, IL dan AS untuk mandi ke laut, sementara itu AS diarahkan untuk berbaring disebuah ayunan.

“Saat AS berbaring di ayunan, pelaku melucuti pakaian korban, disini terjadi pencabulan terhadap korban,” terangnya.

Usai melakukan aksinya terhadap korban bunga, pelaku melanjutkan aksinya terhadap korban kembang dan kepada kedua korban mengatakan jangan memberitahukan kepada orang tua korban jika tidak mau diberikan ice cream, sebut Puti. (*)

Pos terkait