Polisi Paksa Keluar Rumah Tersangka Pembunuhan Pensiunan TNI dengan Tembakan Gas Air Mata

  • Whatsapp
pensiunan tni terkena bacok
Satreskrim Polres Lhokseumawe bersama personel Brimob Jeulikat berhasil menangkap tersangka berinisial M Alfatih di kawasan Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Selasa (10/9) sore. Foto: Rahmat Mirza - Kanalinspirasi.com

LHOKSEUMAWE  – Seorang Pensiunan TNI AD, M Ridwan (58) asal Muara Dua, Lhokseumawe, dilaporkan meninggal dunia setelah terkena bacok dari belakangnya dengan parang di kawasan Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Selasa (10/9) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Setelah menghabisi korban, M Alfatih (46) masuk dan mengurung diri di dalam rumahnya. Masyarakat setempat kemudian mengevakuasi Muhammad Ridwan yang tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi berlumuran darah ke rumah sakit dan diketahui korban sudah merenggang nyawa.

Bacaan Lainnya

 Pengepungan rumah tersangka itu dipimpin Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra T. Herlambang. Foto: Rahmat Mirza – Kanalinspirasi.com

Tidak lama setelah kejadian, tim gabungan Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe, Polsek Blang Mangat dan Brimob Jeulikat, mengepung rumah M Alfatih. Pengepungan rumah tersangka itu dipimpin Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra T. Herlambang.Sekitar satu jam kemudian pengepungan rumah M Alfatih, hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Namun, M Alfatih masih bertahan di dalam rumah.

Sekitar pukul 17.20 WIB, personel Brimob melepaskan beberapa kali tembakan gas air mata ke dalam rumah MA untuk memaksa tersangka M Alfatih keluar.

Baca Juga: Dipicu Masalah Buah Kelapa, Pensiunan TNI Tewas Dibacok

Setelah Brimob melepaskan tembakan gas air mata, tersangka M Alfatih akhirnya keluar dari dalam rumahnya sambil mengusap muka lantaran matanya terasa perih akibat terpapar gas air mata. Namun, tersangka M Alfatih berbadan besar tersebut masih memegang parang. M Alfatih akhirnya membuang parang setelah polisi menyampaikan peringatan.

Satreskrim Polres Lhokseumawe bersama personel Brimob Jeulikat berhasil menangkap tersangka berinisial M Alfatih yang merupakan warga Blang Mangat, Lhokseumawe.

Polisi kemudian menangkap M Alfatih dengan cara dijatuhkan lantaran tersangka memberikan perlawanan sengit. Setelah memborgol kedua tangan M Alfatih, polisi membawa tersangka tersebut ke Polres Lhokseumawe.

Satreskrim Polres Lhokseumawe bersama personel Brimob Jeulikat berhasil menangkap tersangka berinisial M Alfatih di kawasan Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Selasa (10/9) sore. Foto: Rahmat Mirza – Kanalinspirasi.com

Kasat Reskrim AKP Indra T. Herlambang mengatakan, penyidik juga mengamankan barang bukti sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam nomor polisi BL 3123 XK dan sebilah parang.

“Soal motif kasus pembunuhan ini masih kami selidiki,” ujar Indra kepada para wartawan di lokasi kejadian itu.

Indra menyebut tersangka MA dijerat pasal 338 jo 351 ayat (3) KUHPidana dengan acaman pidana penjara paling lama 15 tahun. (*)

Pos terkait