Polresta Banda Aceh Tangkap Pelaku Pencabulan Anak, Kapolresta: Pelaku Orang Dekat Keluarga

  • Whatsapp
kasus pencabulan anak di bawah umur
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto. Foto: Humas Polresta Banda Aceh

BANDA ACEH – Kepolisian Resort Kota (Polresta) Banda Aceh menangkap AM (27) warga Aceh Besar, tersangka kasus pencabulan anak dibawah umur.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto menyampaikan, AM yang berprofesi sebagai supir pribadi ditangkap atas laporan telah mencabuli anak majikan yang berusia sembilan tahun dan duduk di bangku sekolah dasar.

Bacaan Lainnya

“AM ditangkap atas laporan ibu korban pada 1 Juni 2019, karena telah mencabuli anaknya sekitar Mei 2019, laporan agak terlambat karena kondisi korban masih syok,’’ jelas Kombes Pol Trisno Riyanto, Jumat (26/7) di Mapolresta Banda Aceh.

Kapolresta menyampaikan kronologi kejadian berawal ketika korban bermain ke rumah temannya yang tidak jauh dari tempat tinggal tersangka.

Karena teman korban tidak dirumah, tersangka mengajak korban ke kamar setelah sebelumnya membujuk dengan membelikan jajanan.

“Di tempat tinggalnya, tersangka mencabuli korban hingga menangis kesakitan. Kemudian tersangka menyuruh korban pulang sambil mengancam  untuk tidak menceritakan yang dialami kepada orang tuanya,” jelas Kombes Pol Trisno Riyanto.

Atas tindakannya, tersangka dijerat dengan Pasal 82 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak yang diubah menjadi UU Nomor 35 Tahun 2014 dan UU RI,dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Kasus pencabulan anak dibawah umur di Banda Aceh, baik oleh orang asing maupun orang yang dikenal, sudah sangat meresahkan.Polrestas Banda Aceh mencatat hingga Juli 2019 sudah 6 kasus pencabulan yang ditangani.  Sementara sepanjang tahun 2018 lalu, Polresta Banda Aceh menangani 11 kasus pencabulan anak.

“Banyak kasus pencabulan yang terungkap dilakukan oleh orang dekat keluarga korban,” pungkas Kombes Pol Trisno Riyanto. (*)

Pos terkait