Polusi Udara Karena Asap, Tati Meutia: Perokok Jangan Merokok Dalam Ruangan

  • Whatsapp
tati meutia perokok luar ruangan
Ketua Pengurus PERBASI (Persatuan Basket Indonesia} Provinsi Aceh, Khairul Amal dan Ketua Sementara DPRK Kota Banda Aceh,Tati Meutia Asmara saat pembagian masker di Banda Aceh, Senin (23/9)

BANDA ACEH – Dalam kondisi kabut asap yang menyelimuti saat ini, warga perokok diminta untuk tidak merokok dalam ruangan. Mengingat kualitas udara di luar ruangan sudah tidak menyehatkan. Harapan ini disampaikan Ketua Sementara DPRK Kota Banda Aceh, Tati Meutia Asmara.

“Para perokok jangan merokok di dalam ruangan karena diluar kualitas udara sudah sangat buruk, jangan sampai dalam ruangan juga tidak ada udara bersih karena asap rokok juga polutan, semua orang berhak mendapat udara bersih,” pesan Tati Meutia, saat melaksanakan pembagian masker kepada warga kota Banda Aceh, Senin (23/9).

Bacaan Lainnya

Tuti mengungkapkan keprihatinannya dengan kondisi kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan sejumlah wilayah di Indonesia, yang berdampak pada kesehatan masyarakat.

“Saya sangat mengkhawatirkan  dampak kabut asap terhadap masyarakat, khususnya anak-anak sekolah dan ibu hamil, sebaiknya mengkonsulktasikan kondisi kesehatan dengan ahlinya,” ungkapnya.

 

tati meutia perokok luar ruangan

Terkait kabut asap yang menurunkan jarak pandang, Tati mengingatkan pengguna jalan untuk berhati-hati dalam berkendara dan selalu menjaga jarak.

“Ini adalah cobaan dari Allah, jangan lupa untuk senantiasa memohon pertolongan dari-Nya, berdoa agar musibah ini segera berakhir,” pesan Tati Meutia.

Sementara itu Ketua Pengurus PERBASI (Persatuan Basket Indonesia} Provinsi Aceh, Khairul Amal, yang juga ikut serta dalam kegiatan bagi masker tersebut, berpesan agar masyarakat selalu menggunakan masker dalam aktifitas di luar, termasuk kegiatan olahraga rutin.

“Selalu gunakan masker untuk mengantisipasi polusi udara yang disebabkan kabut asap,” pesan Sekum DPW PKS Aceh ini.

Khairul Amal meminta masyarakat kota tidak menyepelekan kondisi kabut asap yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan khususnya pernafasan, seperti penyakit ISPA (Inspeksi Saluran Pernapasan).

“Mari jaga kondisi kesehatan diri dan keluarga khususnya anak-anak. Para guru sekolah dapat mensosialisasikan kepada siswa, untuk memperbanyak minum air putih dan konsumsi buah-buahan,” pesan Ketua Yayasan Hikmah Sejati, SDIT Nurul Ishlah tersebut. (*)

Pos terkait