Positif Corona, Warga Aceh Habis Bulan Madu Dari Malaysia

  • Whatsapp
rumah sakit cut meutia kasus pdp di aceh
ACEH, INDONESIA - MARCH 12, 2020: Health workers wear personal protective uniforms from the coronavirus while in the isolation room of Cut Meutia Hospital in Lhokseumawe. The government reports that up to now 19 people have been positive for corona virus in Indonesia. Kanal Inspirasi / Rahmat Mirza

BANDA ACEH – Kasus pasien dalam pengawasan (PDP) dinyatakan positif virus corona Covid-19 di Aceh terus bertambah satu orang. Pasien pulang bulan madu dari Malaysia.

Ia dan istrinya kembali ke Aceh Besar pada 15 Maret 2020 lalu. Pasien laki-laki tersebut, mulai memeriksa kesehatannya pada Minggu, 22 Maret 2020, dengan keluhan batuk, diare dan demam.

Bacaan Lainnya

Informasi yang diperoleh, hasil pemeriksaan swab pasien tersebut, baru saja dikeluarkan Balitbangkes Jakarta tadi sore. Sementara istri pasien masuk sebagai orang dalam pemantauan (ODP).

“Iya benar (Riwayat perjalanan dari Malaysia habis bulan madu). Baru diumumkan positif tadi,” kata Direktur Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Azharuddin saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (29/3).

Juru Bicara Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan, pasien itu masih berusia 22 tahun. Sebelumnya, pasien tersebut dirawat di Respiratory Intenseive Care Unit (RICU) RSUZA, Banda Aceh.

Ia menjelaskan, pada 23 Maret 2020, tim medis mengambil swab-nya untuk dikirim ke Balitbangkes RI, Jakarta. Pada tanggal 25 Maret 2020 pasien diizinkan pulang karena kondisinya sudah baik. Lalu dilakukan penjemputan kembali setelah hasil laboratorium menunjukkan pasien tersebut positif corona.

Hingga kini, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Aceh menjadi 567, sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 41 orang dan 5 orang sedang dalam perawatan. Jumlah seluruh Covid-19 Aceh menjadi 5 orang, yakni satu orang meninggal dan sisanya dalam perawatan di rumah sakit. (*)

Pos terkait