Prabowo Sebut Lembaga Survei Yang Menangkan Jokowi Tukang Bohong

  • Whatsapp
prabowo sandi

JAKARTA – Calon presiden Prabowo Subianto menyebut lembaga survei yang mengeluarkan quick count atau hitung cepat dengan keunggulan sementara Joko Widodo, berbohong dan minta mereka pindah ke Antartika.

Dalam pidato pada acara yang disebut Syukur Kemenangan Indonesia di kediaman pribadinya di Jakarta Selatan, Prabowo mengatakan, “Rakyat Indonesia sudah sadar, rakyat Indonesia tidak bisa dibohongi lagi”.

Bacaan Lainnya

Pidato yang dilakukan setelah kembali melakukan sujud sukur di masjid Al-Azar menyusul salat Jumat ia bertanya kepada para pendukungnya, “Saudara-saudara, lembaga survei abal-abal percaya enggak?”

Pertanyaan yang dijawab oleh pekikan takbir para pendukungnya.

Perhitungan sejumlah lembaga survei melalui quick count pada Rabu (17/04) menunjukkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul sekitar 54% sementara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sekitar 45%.

Hasil resmi real count melalui Komisi Pemilihan Umum, KPU, akan diumumkan pada 22 Mei mendatang.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyebut sejumlah lembaga survei sebagai “tukang bohong” dan diminta pindah ke negara lain.

“Hei tukang bohong, rakyat tidak percaya sama kalian. Mungkin kalian harus pindah ke negara lain. Mungkin kau bisa pindah ke Antartika,” tegas Prabowo.

“Mungkin kalian tukang bohong lembaga survei, bisa bohongi penguin-penguin di Antartika. Indonesia sudah tidak mau dengar kamu lagi,” tambah Prabowo.

Prabowo kembali menegaskan bahwa dukungan rakyat, terutama emak-emak yang datang di kediamannya hari ini dipastikan tidak diberikan uang.

Prabowo kemudian memastikan ia dan Sandiaga Uno adalah pemenang pilpres 2019 pilihan rakyat.

Ia juga mengklaim dengan menyatakan, “Saudara-saudara ini adalah kemenangan rakyat semuanya. Rakyat Indonesia sudah bangkit,” kata Prabowo.

Pos terkait