Ramza Desak Pemko Tetapkan Banda Aceh Sebagai Zona Hijau Covid-19

  • Whatsapp

BANDA ACEH – Anggota DPRK Banda Aceh Ramza Harli meminta Wali Kota Banda Aceh agar mengklarifikasi kembali ke Pemerintah pusat, agar kota Banda Aceh ditetapkan sebagai Zona Hijau Covid 19.

“Ini sangat penting agar semua aktivitas di Kota Banda Aceh bisa berjalan normal kembali, sayang sekali kita melihat para pedagang dan pengusaha kecil lainnya sangat kesulitan apabila dibatasi semua aktivitas masyarakat jika Banda Aceh tidak ditetapkan sebagai Zona Hijau Covid-19”, kata Ramza kepada Kanalinspirasi, Sabtu (30/5).

Bacaan Lainnya

Ramza mengungkapkan kekecewaannya dengan hasil pemeriksaan Swab  oleh Laboratorium Balitbangkes Aceh yang berubah terus sampai tiga kali.

“Kita sangat bersyukur hasil terakhir adalah negatif, namun sekarang yang kita sesalkan akibat adanya pemberitaan resmi dari pemerintah Aceh tersebut, keluar pengumuman dari pemerintah pusat yang mana kota Banda Aceh tidak termasuk zona hijau”, ujarnya.

Padahal, lanjut Ramza, sebelum ada pengumuman yang terkena positif pada kamis kemarin, Pemerintah Aceh dan juga walikota Banda Aceh sudah mendapat pujian dari Pemerintah Pusat.  Terlihat dengan perkembangan kondisi masyarakat di Kota Banda Aceh dalam menghadapi wabah Covid-19, terutama pada saat bulan Ramadhan hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri.

“Pada bulan puasa hingga penghujung Ramadhan yang lalu kita sudah menyaksikan sendiri warga kita setiap harinya ramai berbelanja di pasar yang hingga berdesak-desakan banyak yang tidak menggunakan masker dan tanpa jaga jarak, demikian juga kita dapat melihat di seluruh Masjid dan meunasah setiap malam selalu ramai jamaah shalat tarawih dan juga pada shalat Jum’at”, jelasnya.

Disampaikan Ramza, kenyataan seperti ini, seluruh dunia kagum kepada rakyat Aceh. Juru bicara Covid-19, juga sudah memuji masyarakat Aceh dalam menghadapi wabah corona ini dan Aceh dinyatakan daerah hijau terhadap pandemi covid-19 ini.

“Maka bila nantinya Kota Banda Aceh sudah dinyatakan zona hijau, pemerintah diharapkan dapat memulihkan kembali perekonomian masyarakat”, sebut Ramza.

Namun, Ramza mengingatkan dan berharap kepada seluruh warga kota untuk jangan terlalu cepat menganggap bahwa virus tersebut tidak akan masuk lagi ke Aceh. Masyarakat harus tetap terus waspada terhadap ancaman wabah yang sangat berbahaya ini.

“saya berharap seluruh masyarakat harus menjaga kesehatannya, selalu memakai masker, selalu mencuci tangan dan menjaga jarak dalam setiap kegiatan. Memang budaya bersalaman susah kita hindari apalagi dalam situasi hari raya seperti ini, bila tidak mau bersalaman nanti kita dianggap sombong, jadi serba salah, maka cara mengatasinya, harus selalu membawa handsanitizer dan selalu cuci tangan”, pungkas Ramza.(*)

Pos terkait