Ratusan Santri Aceh Timur Ajak Pengunjung Pantai Jauhi Maksiat

  • Whatsapp
lokasi pantai di Aceh Timur didatangi ribuan santri
Foto: Ist

ACEH TIMUR – Sejumlah lokasi wisata pantai di Aceh Timur didatangi ratusan santri dari sejumlah dayah atau pesantren, Minggu (28/7). Kedatangan santri berikut Teungku Dayah tersebut dalam rangka menegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar.

Para santri menyapa pengunjung pantai sambil menyampaikan ajakan untuk melakukan kebaikan dan menghindari perbuatan maksiat. Beberapa santri ada yang membawa pengeras suara dan bendera Tauhid.

Bacaan Lainnya

Diantara pantai yang didatangi para santri ini adalah Pantai Kuala Perlak dan di Kuala Peudawa, yang dianggap kerap menjadi tempat perbuatan maksiat oleh beberapa pengunjung.

“Kami mengajak pengunjung untuk tidak berbuat maksiat dan pelanggaran Syariat Islam, karena perbuatan tersebut dimurkai Allah dan mengundang bencana,” kata Tgk. Afdhal, salahseorang santri dari Dayah Bustanul Huda.

Aksi dakwah para santri ini disambut baik pengunjung pantai. Walaupun ada beberapa pengunjung yang memilih meninggalkan lokasi wisata tersebut.

“Kami datang untuk mengajak kepada kebaikan, bukan untuk melakukan razia apalagi anarkis,” tambahnya.

Tgk. Afdhal mengatakan. aksi ini dilakukan karena minimnya peran pemerintah kabupaten Aceh Timur dalam mengawasi lokasi wisata dari perbuatan maksiat.

“Hampir tidak ada sama sekali, tidak pernah kita dengar para penegak hukum maupun aparat polisi syariat mendatangi pantai-pantai untuk memberi nasehat atau menghimbau agar para pengunjung pantai untuk tidak melakukan perbuatan yang melanggar Syariat Islam,” katanya seperti dikutip melalui BeritaKini.co. (*)

Pos terkait