Rekruitment KPI Aceh, Edi Kamal: Prioritaskan Kapasitas dan Kapabilitas

  • Whatsapp
Edi Kamal, Anggota Komisi 1DPR Aceh

BANDA ACEH – Anggota Komisi 1 DPRA, Edi Kamal, berpesan agar KPI Aceh agar terus berkontribusi positif dlm industri penyiaran lokal ikut ambil bagian ketika digitalisasi penyiaran dimulai. Hal tersebut disampaikannya terkait proses seleksi anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh yang baru.

“Indonesia akan memasukan era baru penyiaran dengan berubahnya sistem siaran analog berganti digital. Digitalisasi tak hanya mengubah tatanan penyiaran di tanah air tapi juga kehidupan masyarakat. Salah satunya yakni memicu peningkatan perekonomian masyarakat di daerah. Konteks ini menuntut eksistensi kepengurusan,’ ujar Edi kepada Kanalinspirasi,  Senin (30/11/2020).

Bacaan Lainnya

Edi Kamal mengatakan,pPeralihan stasiun televisi dari sistem analog ke digital perlu mendapatkan perhatian lebih. Hal ini mengingat  peralihan televisi analog ke digital sehingga akan membawa perubahan besar di media penyiaran.

”Tentunya akan menjadi tantangan besar bagi anggota komisioner kedepan untuk mimilih konten siaran yang bermutu bagi masyarakat luas. Kita berharap Komisiner KPI Aceh yang terpilih nantinya, dapat menunjukkan kapasitas serta kapabilitasnya dalam memberikan kontribusi positif dalam dunia penyiaran,” ujar Edi.  .

Penyelenggaraan penyiaran digital, kata Edi, harus memberikan kesempatan yang lebih luas bagi industri penyiaran lokal dan daerah untuk berkiprah lebih banyak.

“Terbukanya saluran saluran baru dalam frekuensi digital merupakan peluang bagi rumah-rumah produksi di daerah untuk diisi, khususnya untuk konten-konten yang menjadi khas daerah tersebut,” kata politis partai Demokrat Aceh tersebut..

Edi Kamal sangat berharap agar calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh nantinya agar lebih mampu mengawal konten siaran yang lebih baik, menghindari acara-acara  yang kurang memberi manfaat bagi masyarakat untuk terus berada mendominasi layar kaca kita.

“Anggota komisioner yang natinya terpilih dapat menjalankan tugasnya dengan mengawal konten yang bermutu untuk masyarakat,” lanjutnya

“Anggota KPI Aceh yang terpilih haruslah mempunyai rekam jejak dengan kapasitas dan punya komitmen yang memang mumpuni sebagai wujud peran serta masyarakat berfungsi mewadahi aspirasi serta mewakili kepentingan masayarakat akan penyiaran,” sebut Edi.

Edi Kamal menambahkan,  tidak kalah penting adanya partisipasi masyarakat agar dapat terlibat dalam serta ikut mensosialisasikan, mengawasi implementasi, dan memberikan masukan sebagai umpan balik kepada pemerintah terkait media penyiaran.

“Pada akhirnya penyiaran diselenggarakan dengan tujuan untuk memperkukuh integrasi nasional, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta menumbuhkan industri penyiaran Indonesia dapat terwujud,”  pungkas Edi Kamal, Anggota DPRA perwakilan dapil  10 Aceh. (*)

Pos terkait