Rekrut Tenaga Kerja Proyek NPK PIM, PT PP Diminta Prioritaskan Pemuda Lingkungan

  • Whatsapp
pim
Project Manager PT PP Toni Indra Kusuma saat menjumpai massa aksi demo pemuda lingkungan di Pintu A2 PT PIM, Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Kamis (26/9). Foto: Rahmat Mirza - Kanalinspirasi.com

ACEH UTARA – Massa tergabung dalam Forum Kepemudaan Desa Lingkungan Ring I PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) berunjuk rasa menuntut pelaksana pembangunan pabrik NPK PT PIM yang dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan (PT PP) untuk menerima tenaga kerja lokal yakni pemuda lingkungan.

Aksi itu dilakukan di depan Pintu A2 PT PIM, Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Kamis (26/9). Aksi berlangsung sejak pukul 09.00 WIB, dikawal pihak Polres Lhokseumawe.

Bacaan Lainnya

Forum kepemudaan itu terdiri pemuda dari Gampong Tambong Tunong, Tambon Baroh, Paloh Gadeng, Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, dan Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe.

“Kita meminta PT PP mengutamakan penerimaan tenaga kerja lokal baik skill maupun nonskill untuk pembangunan pabrik NPK PIM. PT PP harus lebih diutamakan tenaga kerja skill maupun nonskill dari masyarakat Desa Lingkungan Ring I PT PIM, dengan kuota sebesar 75 persen dari jumlah penerimaan tenaga kerja.

Segala penerimaan kerja harus mengetahui ada sejumlah koordinator aksi Desa Lingkungan Ring I PT PIM. Kita juga meminta pihak PT PP untuk meninjau kembali tenaga kerja dari luar lingkungan dan luar Aceh yang sudah direkrut oleh PT PP, kata Koordinator aksi Ikhwan di sela aksi itu.

“Jika PT PP tidak merespons tuntutan tersebut, pihaknya dari Forum Kepemudaan Desa Lingkungan Ring I PT PIM akan mengambil langkah aksi lanjutan,” tegas Ikhwan.

Setelah mereka berorasi secara bergantian di depan Pintu A2 PT PIM, perwakilan pemuda itu diberikan kesempatan untuk beraudiensi dengan pihak PT PP di dalam perusahaan tersebut.

Saat audiensi, perwakilan pemuda lingkungan PT PIM disambut Project Manager PT PP (Persero) Tbk, Toni Indra Kusuma, Reza Murby (Manager Konstruksi), Hotraja Siboro (Manager Safety), dan Maulana (Humas PT PP).

Project Manager PT PP Toni Indra Kusuma kepada wartawan usai beraudiensi dengan Forum Kepemudaan Lingkungan Ring I PT PIM, di Ruang Rapat PT PP, mengatakan, pemuda Lingkungan Ring I PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) meminta kepada pihaknya untuk ikut partisipasi dalam pelaksanaan atau bisa bekerja di lingkungan proyek tersebut.

Pada dasarnya pihaknya sudah mengakomodir tenaga kerja lokal Aceh sebanyak 145 orang dan luar Aceh 108 orang, tetapi dari jumlah itu belum mengakomodir tenaga kerja dari pemuda di Lingkungan Ring I PT PIM.

“Dari kita PT PP juga menyepakati jika memang ada pekerja atau sanggup mengerjakan proyek ini, tentunya tidak menutup kemungkinan bahwa bagi tenaga kerja skill itu harus mengakomodir. Sedangkan berdasarkan data perekrutan tenaga kerja pada September 2019, itu ada sekitar 145 orang tenaga kerja Aceh yang nonskill dan luar Aceh berskill 108 orang,” kata Toni.

Soal perekrutan tenaga kerja luar Aceh, menurut Toni Indra, pihaknya juga punya target pencapaian. Untuk tenaga kerja yang sudah direkrut itu mereka fungsinya sebagai skill pada aktivitas proyek, tapi yang nonskill tenaga kerja lokal ada juga terdiri dari jumlah 145 orang tersebut.

Menurut Toni, perekrutan untuk tenaga kerja yang jumlahnya sekitar 632 orang itu tidak dilakukan sekarang, tapi pada Juli 2021 mendatang dan mungkin bisa lebih dari jumlah tersebut.

“Kalau aktivitas pekerjaan full semuanya jalan, maka nantinya akan dilakukan perekrutan tenaga kerja dengan jumlah 600 orang lebih. Karena proyek ini berjalan 28 bulan, dan sekarang terlaksanakan baru 7 bulan,” ujar Toni Indra.

Sejauh ini dalam mengerjakan proyek, baru berupa jalan di areal pembangunan pabrik, timbangan dan tangki secara pelan-pelan. Proses pembangunan atau pekerjaan secara fisik paling baru sekitar 5 atau 6 persen, pungkas Toni. (*)

Pos terkait