Resimen Nusantara Prihatin Dengan Kondisi Negara

  • Whatsapp
resimen nusantara
Ketua Umum Resimen Nusantara, Muhammad Saleh Fatollah. Foto: Doc Pri

BANDA ACEH – Resimen Nusantara mengaku prihatin  dengan kondisi negara kesatuan Republik Indonesia, pasca pemilu legislatif dan presiden tahun 2019, hal ini terjadi karena beragai aksi terus bermunculan pasca pesta demokrasi terlaksana, bahkan terjadi aksi kekerasan.

Demikian kata Ketua Umum Resimen Nusantara, Muhammad Saleh Fatollah kepada Kanalinspirasi.com di Banda Aceh, Kamis (30/5).

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan, pasca pemilu terlaksana berbagai akasi kekerasan terus bermunculan di berbagai daerah, kondisi ini sunggung sangat memprihatinkan dan dikhawatirkan bisa terjadi perpecahan antar anak bangsa dan semua pihak harus bekerja ektra guna meredam berbagai gejolak yang terjadi.

“Kami berharap semua pihak dapat menahan diri tidak emosi dalam menyikapi hasil pilpres dan pileg yang kini sedang berproses di Mahkamah Konstitusi,” harapnya.

Ketua Umum Resimen Nusantara berharap para Hakin di Mahkamah Konstitusi bisa berlaku adil dan bijaksana dalam memutuskan perkara yang tengah bergulir, karena semua pihak berharap keadilan muncul dan tercipta di negeri ini melalui putusan Mahkamah Konstitusi yang berkeadilan.

Dengan adanya keadilan dan kejujuran, maka keutuhan bangsa dan negara ini yang lebih sesuatu yang harus di utamakan, sebab semua pihak tidak menginginkan ada darah anak negeri ini yang tertumpah, dan tidak ingin ada nyawa lagi yang melayang sia-sia.

Ditambahakannya, semua elemen masyarakat di negeri ini agar bisa duduk bersama dan bisa lebih bijak melihat persoalan dengan jernih dan lebih mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa, terlebih lagi di bulan suci ramadhan dapat menjadi penyejuk hati kita semua dalam menahan dan meredam emosi dan amarah, apalagi kita segera memasuki hari raya idul fitri bisa membuka pintu untuk saling introspeksi dan saling memaafkan antar pihak yang bertikai

Jangan sampai rusak apa yang sudah ditinggalkan oleh  para pejuang terdahulu yakni berdirinya negara ini menjadi sebuah negara kesatuan untuk menyejahtrakan anak bangsa ini kearah yang lebih baik dan bermartabat dan saling mendukung untuk terus tegak dalam NKRI, tergasnya. (*)

Pos terkait