RSUD di Aceh Kini Punya Ruang Isolasi

  • Whatsapp
asn donor darah covid-19
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, S.STP, MM. Foto : Humas Setda Aceh

BANDA ACEH – Seluruh Rumah Sakit Umum Daerah di Aceh telah dilengkapi fasilitas ruang isolasi bagi pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 kata pejabat di provinsi setempat.

“Ketersediaan ruang isolasi di seluruh rumah sakit daerah terhadap warga terpapar Covid-19 tersebut merupakan bagian tindak lanjut arahan Plt Gubernur Aceh setelah pemerintahan kabupaten dan kota mendapatkan bantuan keuangan bersifat khusus dari Pemerintah Aceh,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto di Banda Aceh, Kamis.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan Pemerintah Aceh sangat mengapresiasi langkah cepat seluruh kabupaten/kota dalam mengambil tindakan usai mendapatkan arahan dari Plt Gubernur dan Sekda Aceh.

“Sesuai arahan Plt gubernur, minimal 10 persen dari jumlah tempat tidur di RSUD itu harus difungsikan sebagai tempat rawat inap bagi pasien teridentifikasi Covid-19,” katanya.

Menurut dia apabila ada pasien berat yang membutuhkan penanganan khusus akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.

Ia mengatakan dalam pra desk dan desk bantuan keuangan bersifat khusus dari pemerintah Aceh kepada pimpinan daerah yang dilakukan Plt Gubernur dan Sekda Aceh menyebutkan bahwa seluruh RSUD di seluruh Aceh wajib menyiapkan ruang rawat Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging (Pinere) yang nyaman sesuai standar penanganan pasien Covid-19, maksimal pada tanggal 15 Agustus 2020 keharusan itu harus dipenuhi oleh RSUD.

Ruang Pinere yang harus dipersiapkan RSUD kabupaten dan kota adalah yang sesuai standar penanganan pasien Covid-19 katagori ringan dan sedang.

Ruangan tersebut nantinya akan dimanfaatkan bagi pasien yang membutuhkan observasi dan perawatan awal serta tidak membutuhkan alat kesehatan tindakan seperti ventilator.

Iswanto menambahkan komitmen pemerintah di seluruh kabupaten/kota tersebut menjadi kabar baik bagi penanganan Covid-19 di Aceh.

Ia meyakini pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di Aceh akan berlangsung cepat.

Pos terkait