Sambut Ramadhan, Pelatda PON Aceh Libur Empat Hari

  • Whatsapp
Sekum KONI Aceh, M Nasir Syamaun, SIP, MPA

BANDA ACEH – Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah, KONI Aceh meliburkan kegiatan pemusatan latihan daerah (Pelatda) lanjutan menghadapi PON XX Papua bagi seluruh atlet dan pelatih selama empat hari.

Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf melalui Sekretaris Umum, M Nasir Syamaun dalam surat edarannya tertanggal 7 April 2021 mengatakan, libur Pelatda mulai 11 hingga 14 April 2020.

Bacaan Lainnya

M Nasir mengharapkan, seluruh atlet dan pelatih sudah berada kembali ke hotel tempat penginapan atlet dalam menjalani Pelatda selama ini, 14 April 2021, pukul 20.00 WIB.

Katanya, Pelatda akan kembali dilaksanakan 15 April 2021, karena itu seluruh atlet dan pelatih sudah berada di hotel, pada tanggal tersebut.

Dengan libur ini para atlet dapat berkumpul bersama keluarga dalam menyambut Bulan Ramadhan di kampung halamannya masing-masing. Mengingat para atlet dan pelatih berasal dari berbagai kabupaten/kota di Aceh.

Sebutnya, KONI Aceh akan mengganti biaya tiket pulang pergi sesuai harga yang tertera di tiket bus.

Seperti diketahui, PON XX di Bumi Cendrawasih dijadwalkan berlangsung 2 – 15 Oktober 2021.

Dalam menghadapi PON Papua, KONI Aceh telah mempersiapkan 127 atlet dari 26 cabang olahraga melalui Pelatda desentralisasi hingga sentralisasi yang dimulai sejak Oktober 2019, berlanjut sepanjang 2020.

Selama ini para atlet tersebut menjalani Pelatda lanjutan yang dimulai 1 Februari 2021 hingga September atau saat berangkat berlaga ke Papua.

Dalam menjalani Pelatda, 127 atlet terbagi cabang olahraga prioritas satu dan dua. Atlet cabang olahraga prioritas satu lolos PON dengan mendapat medali pada Pra PON yang digelar di berbagai provinsi dan Porwil X Sumatera di Bengkulu, November 2019 (yang juga ajang prakualifikasi PON). Sedangkan prioritas kedua lolos PON tanpa medali.

Berikut cabang olahraga prioritas satu dan dua. Prioritas satu sebanyak 80 atlet dari 16 cabang olahraga yaitu anggar (8 atlet), angkat besi, (2) binaraga (1), atletik (2), biliar (1), kempo (2), menembak (4), muaythai (8), panahan (8), panjat tebing (3), pencak silat (3), renang (2), sepak bola (20), taekwondo (2), tarung derajat (12) dan wushu (2 atlet).

Prioritas dua, 47 atlet dari 10 cabang olahraga yaitu bermotor (4 atlet), dayung (8), layar (1), rugby (24), selam (1), senam (1), sepak takraw (2), sepatu roda (2), terjun payung (1) dan judo (3 atlet).

Ketua Pelatda atlet Aceh menuju PON Papua, Drs Bachtiar Hasan, M.Pd menyebutkan, para atlet dan pelatih selama Pelatda lanjutan disediakan pemondokan atau akomodasi di tiga tempat yaitu Hotel Lading, Hotel Alfatih dan mess Muaythai.

Kecuali itu, katanya, ada beberapa atlet berlatih di kabupaten/kota dan luar Aceh. Atlet dari cabang olahraga prioritas satu yaitu biliar, renang dan angkat besi latihan di Jakarta, binaraga di Lhokseumawe. Cabang olahraga prioritas dua yaitu sepak takraw Pelatda di Idi, senam di Medan, terjun payung di Jakarta. (*).

Pos terkait