Satreskrim Polresta Banda Aceh Ringkus DPO Polda Sumut Kasus Penganiayaan

  • Whatsapp
Polresta ringkus DPO Polda Sumut
Polresta ringkus MY alis Jones DPO Polda Sumut kasus penganiayaan. foto: Humas Polresta Banda Aceh

BANDA ACEH – Tim Ranmor Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh meringkus MY alias Jones (37) di kawasan Ulee Kareng Banda Aceh, Rabu (28/8) sekitar pukul 15.00 wib.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasat Reskrim AKP. M. Taufiq, SIK mengatakan, Jones merupakan salahsatu dari dua tersangka lainnya yang telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Kepolisian Sumatera Utara Resor Langkat Sektor Pangkalan Susu, berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 49 / VIII / 2019 / Susu / LKT / Sek .

Bacaan Lainnya

“Tersangka MY alias Jones ditangkap karena melakukan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama dimuka umum terhadap seseorang di Pangkalan Susu, Sumatera Utara pada hari Jumat, 16 Agustus 2019, sekitar pukul 02.00 WIB,” sebut AKP. M. Taufiq.

Laporan penganiayaan tersebut dilaporkan korban, Fatur Rahman Zenrato (18), warga jalan Teratai lingkungan V, Kelurahan Jengkol,  Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. MY melakukan penganiayaan bersama Ucil yang masih DPO, usai balapan liar di jalan Pangkalan Brandan Desa Sei Siur Kabupaten Langkat.

“Korban dan tersangka terlibat adu mulut terkait uang taruhan usai aksi balap liar. Tersangka Ucil memukul korban dan tersangka MY alias Jones menusuk tubuh korban dibagian bokong menggunakan pisau,” ujar Kasat Reskrim menjelaskan kronologi penganiayaan.

Mendapat informasi tersangka sedang berada di wilayah hukum Polresta Banda Aceh, Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP. M. Taufiq, SIK memerintahkan Kasubnit II Unit Ranmor Bripka Muhammad Salihin untuk mendalami informasi tersebut. Hingga berhasil dilakukan penangkapan terhadap tersangka MY dikawasan Ulee Kareng Banda Aceh yang sudah berada selama empat hari di Banda Aceh.

“Saat ini tersangka berada ke Sat Reskrim Polresta Banda Aceh untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut dan akan dilakukan koordinasi waktu penyerahan tersangka dengan Kepolisian Resor Langkat,” pungkas Kasat Reskrim AKP. M. Taufiq, SIK.(*)

Pos terkait