Satu Pasien PDP di Aceh Kembali Meninggal Dunia

  • Whatsapp
hadio ali khazatsin
Para petugas medis bekerja terus menerus di tengah perebakan virus corona di rumah sakit kota Brescia, Italia utara (19/3). Foto : AP

BANDA ACEH – Salah Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Kasus Virus Corona (COVID-19) dikabarkan kembali meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA), Banda Aceh, pada Rabu (25/3).

Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur RSUDZA dr. Azharuddin mengatakan bahwa ada pasien PDP yang meninggal dunia. Pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan luar negeri yaitu Malaysia.

Bacaan Lainnya

“(Pasien) Baru pulang dari malaysia, Sakit, (kemudian) PDP, (Kemudian) kita Rawat, kemudian meninggal,” katanya saat dikonfirmasi pada Rabu (25/3) malam.

Baca Juga : PDP Corona Berusia 55 Tahun di Aceh Meninggal Dunia

Dikatakannya, Pasien tersebut sudah menjalani perawatan intensif di RICU RSUDZA sejak tiga hari lalu, namun pihaknya belum bisa memastikan apakah pasien tersebut positif atau negatif Covid-19. Sementara Swabnya sudah dikirimkan ke laboratorium Balitbang Kemenkis RI di Jakarta.

“Pasien sudah meninggal, kita tunggu hasilnya dulu baru bisa kita pastikan apa positif atau negatif,” terangnya.

Sementara itu, Sebagai informasi Status PDP Covid-19 artinya belum bisa dikatakan positif atau negatif terjangkit virus corona, karena hasil pemeriksaan swapnya belum keluar dari Laboratorium.

Disamping itu, Juru Bicara Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdul Gani (SAG) saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut, namun saat ini informasi lebih detail tentang pasien tersebut belum ia ketahui.

“Saya sedang cek informasi lebih detail terlebih dahulu,” ujarnya.

Seperti diketahui, Hingga saat ini sudah 2 pasien bersatus PDP yang meninggal dunia dalam perawatan di RSUDZA, Banda Aceh. Sebelumnya pasien yang meninggal itu berstataus PDP asal Lhokseumawe dengan riwayat perjalanannya ke Surabaya, Jakarta dan Bogor.

Pos terkait