Sebar Hoaks Bom di Bandara Penang, Wanita Indonesia Ditangkap

  • Whatsapp
penyebaran hoaxs bom
Penang International Airport. Foto: Doc Sayuti Zainuddin

GEORGE TOWN – Seorang wanita Indonesia dan dua pria Malaysia ditangkap atas tuduhan terlibat dalam pembuatan dan penyebaran hoaxs bom di Bandara Internasional Penang pada 9 Agustus. Ketiganya ditangkap pada hari Jumat.

Pejabat polisi Balik Pulau, A Anbalagan, mengatakan kedua pria Malaysia yang berusia 22 tahun dan 38 tahun telah melakukan panggilan telepon iseng kepada petugas bandara. Mereka mengklaim ada bom di konter check-in.

Bacaan Lainnya

“Sebelum kejadian, diyakini bahwa pria berusia 38 tahun itu memiliki kesalahpahaman dengan wanita Indonesia, jadi dia membuat hoaks bom dengan harapan menunda penerbangannya ke Medan, Indonesia,” katanya, dikutip The Star, Sabtu (31/8).

“Namun, panggilan (telepon) itu dilakukan melalui ponsel yang terdaftar atas nama wanita itu oleh temannya yang berusia 22 tahun setelah pria berusia 38 tahun itu meyakinkan temannya untuk membantu,” ujarnya.

“Investigasi awal menunjukkan bahwa hoaks bom tersebut sepenuhnya bersifat pribadi dan tidak ada unsur kriminal yang terlibat,” imbuh dia.

Anbalagan mengatakan penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan. Dia mendesak masyarakat untuk tidak melakukan panggilan telepon untuk membuat hoaks karena tindakan seperti itu dianggap sebagai tindak pidana.

“Kami mengerahkan aset kami untuk menanggapi hoaks bom ini, termasuk unit K9 dan tim penjinak bom untuk memeriksa seluruh bandara guna memastikan bahwa itu aman. Kami berharap masyarakat tidak akan melakukan tipuan seperti itu,” katanya.

Pos terkait