Selama Covid-19 Menuju ‘New Normal’, Pelanggar Lalu Lintas di Lhokseumawe Meningkat

  • Whatsapp
Diselal-sela berlangsung razia penertiban kenderaan, Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya,  Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto dan Dandim0103/Aceh UtaraLetkol Inf Agung Sukoco membagikan masker dan helm gratis, Jumat (5/6/2020). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

LHOKSEUMAWE – Polisi Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lhokseumawe melakukan razia penertiban terhadap pelanggar lalu lintas di Kota Lhokseumawe, Jumat (5/6/2020).

Razia gabungan ini terlibat dari intansi Pemerintah Lhokseumawe, Polres Lhokseumawe dan Polisi Militer Lhokseumawe.

Bacaan Lainnya

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto mengatakan, razia itu dilaksanakan guna untuk menertibkan pengendara yang melanggar aturan berlalu lintas yakni, tidak menggunakan helm, spion, tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), dan STNK kendaraan.

“Hari ini kurang lebih 50 unit kendaraan terjaring razia, namun beberapa hari lalu kita juga melakukan hal yang sama dan pelanggar juga banyak,” ujar Kapolres.

Diselal-sela berlangsung razia penertiban kenderaan, Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya,  Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto dan Dandim0103/Aceh UtaraLetkol Inf Agung Sukoco membagikan masker dan helm gratis, Jumat (5/6/2020). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

Selama Covid-19, pelanggar lalu lintas di wilayah hukum Polres Lhokseumawe meningkat drastis. Oleh karena itu, pihaknya terus menggencarkan razia guna untuk menertibkan hal tersebut.

“Razia penertiban ini, juga memberikan  masker dan helm gratis kepada pengendara sebagai bentuk sosialisasi keselamatan dalam berkendaraan,” kata Kapolres AKBP Eko didampingi Kasat Lantas AKP Radhika Angga Rista.

Eko juga menghimbau  kepada masyarakat guna untuk tertib berlalu lintas demi keselamatan dalam berkendaraan. Selain itu, kepada Pemerintah daerah juga sama-sama bekerja demi kedisiplinan.

“Karena kematian akibat kecelakaan nomor empat lebih tinggi, dibandingkan dengan penyakit menular dan mematikan lainnya menurut WHO,” pungkas AKBP Eko. (*)

Pos terkait