Sempat Ditolak Warga, Jenazah Pasien Corona di Tasikmalaya Akhirnya Dikremasi

  • Whatsapp
jenazah pasien corona
Proses kremasi atau pembakaran dilakukan pukul Minggu (29/3/2020) pukul 22.30 sampai Senin (30/3) pukul 00.30 WIB. Foto : SINDOnews

TASIKMALAYA – Jenazah pasien positif Corona di Kota Tasikmalaya akhirnya dikremasi. Proses kremasi atau pembakaran dilakukan pukul Minggu (29/3)  pukul 22.30 sampai Senin (30/3) pukul 00.30 WIB.

Pembakaran jenazah dilakukan di pusat krematorium di kawasan Gunung Putri, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Pemakaman jenazah pasien positif Corona sempat terkendala karena penolakan warga.

Bacaan Lainnya

“Pembakaran memakan waktu dua jam. Petugas sedang melakukannya,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) yang juga Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar.

Menurut Ucu, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto, S.Ik, Dandim 0612 Tasikmalaya Letkol Inf Imam Wicaksana serta Ketua Gugus Tugas yang juga Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan pun hadir. Mereka terus memantau pelaksanaan kremasi bersama Muspika Kecamatan tempat kremasi berlangsung.

“Ya sedang dikremasi dan masih berlangsung,” ujar Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19, Ivan Dicksan.

Sebelumnya warga dua kampung dari Sindangsono dan Sindanglengo, Kelurahan Setiamulya, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, menolak pemakaman jenazah pasien positif corona diwilayahnya. Selain takut menular, secara psikologi sangat mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Harusnya Pemkot sosialisi dulu, jangan langsung main kubur,” kata Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Setiamulya, Abdul Gopur.

Pos terkait