Seorang Remaja di Labuy Tewas Gantung Diri

  • Whatsapp
rumah korban remaja gantung diri
Rumah Korban Gantung Diri di Gampong Labuy, Kecamatan Baitulsalam, Kabupaten Aceh Besar. Foto: Doc Polisi

ACEH – Seorang remaja berinisial MK (20) ditemukan tewas dikamar rumahnya Gampong Labuy, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (13/03/19).

Sejauh ini pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab tewasnya remaja tersebut, namun kuat dugaan korban bunuh diri karena saat ditemukan dalam posisi tergantung dikosen pintu kamar.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Baitussalam AKP.Dahlan yang dikonfirmasi media ini membenarkan kejadian tersebut, menurutnya sekitar pukul 04.30 Wib dini hari tadi orang tua korban Nuryoto (51) yang berprofesi sebagai tukang bangunan melaporkan bahwa anak kandungnya telah gantung diri di dalam rumah yang bertempat di komplek Tgk bak kupula gampong Labuy.

Menurut AKP.Dahlan, kejadian ini diketahui oleh saksi Ibu Kandung Korban Partiyem yang terbangun dari tidur keluar dari kamar sekitar pukul 04.00 Wib. Saksi melihat anak kandungnya bernama M. Khairul sudah terikat dengan tali di bagian leher dengan posisi tergantung di kosen pintu kamar tidurnya dan terdapat satu buah ember cat dengan posisi terbalik yang diperkirakan ember cat tersebut sebagai alat bantu untuk melakukan gantung diri, melihat Jenazah anaknya telah tergantung Partiyem membangunkan suaminya.

“Sampai kami di TKP Jenazah sudah di turunkan dan di pindahkan ke tempat tidur,” Ungkap Dahlan

Berdasarkan hasil Olah TKP Polsek Baitussalam bersama anggota Indentifikasi Polresta Banda Aceh, menemukan barang bukti seutas tali yang digunakan untuk mengikat leher, Satu buah ember merk vinilex warna kuning yang posisinya terbalik dan terletak di bawah kosen pintu kamar yang diperkirakan sebagai alat bantu untuk melakukan gantung diri, dan juga
Terdapat kotoran milik korban di lantai dan cairan sperma di celana korban.

Pihak kepolisian menduga korban murni bunuh diri, karna di bagian tubuh tidak terdapat adanya tanda-tanda kekerasan.

Sejauh ini motif kenapa korban mengakhiri hidupnya juga belum diketahui, karna menurut ayah korban Naryoto selama ini tidak tidak ada permasalahan dalam keluarganya.

“Mungkin masalah pribadi, tapi polisi belum bisa membuka memori HP nya karna terkunci,” kata Naryot. (*)


EDITOR: Tim Redaksi

Pos terkait