Seorang Wanita Imigran Rohingya Kabur

  • Whatsapp
imigran rohingya
Remaja putri Imigran Rohingya Tasliah Binti Amnullah (15) saat direlokasi dari bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe, kawasan Punteut, Kecamatan Blang Mangat, ke Gedung BLK di Kandang, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, pada Jumat (10/7/2020). Kanal Inspirasi/Rahmat Mirza

LHOKSEUMAWE – Beredar informasi seorang remaja putri Imigran Rohingya Tasliah Binti Amnullah (15), yang menempati camp pengungsian di gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kandang, Desa Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, diduga kabur pada dini hari, Sabtu (8/8) sekira pukul 5.00 WIB.

Saat ini pihak UNHCR sedang mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Menurut inforimasi satu orang wanita pengungsi Rohingya Tasliah Binti Amnullah (15) dari tempat penampungan sementara Gedung BLK Desa Meunasah Mee Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, pada pukul 6.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Personel TNI – POLRI melaksanakan pengecekan rutin terhadap pengungsi Rohingya yang sebelumnya berjumlah 99 orang. Namun pada saat itu, ketika dihitung oleh petugas jumah mereka hanya tersisa 98 orang, dan sudah berkurang satu orang. Kemudian petugas melakukan penghitungan ulang namun hasilnya tetap kurang satu orang.

Selanjutnya, personil gabungan memeriksa semua sudut ruangan dan belakang barak pengungsi, namun tidak ditemukan juga pengungsi yang hilang itu. Kemudian pihak TNI dan Polri melakukan komunikasi dengan pengungsi lainya dan diperoleh informasi bahwa Tasliah Binti Amnullah (15) diperkirakan kabur melarikan diri sekitar pukul 05.00 WIB, waktu shalat subuh.

Setelah itu petugas jaga langsung memberitahukan dan berkoordinasi dengan Tim UNHCR, NGO, IOM, BPBD Lhokseumawe, Kapolsek serta Danramil Muara Dua untuk melakukan pencarian.

“Diduga pengungsi tersebut melarikan diri dari tempat penampungan sementara dengan memanfaatkan kelengahan petugas yang menjaganya,” kata Kabag Ops Polres Lhokseumawe, Kompol Adi Sofyan.

Dikatakannya, tidak menutup kemungkinan pengungsi yang kabur tersebut telah ditunggu oleh kawannya sesama etnis Rohihngya yang sebelumnya telah berada di Kota Medan, untuk selanjutnya di bawa ke Medan, Sumatera Utara.

Remaja putri Imigran Rohingya Tasliah Binti Amnullah (15) yang menempati camp pengungsian di Lhokseumawe.

“Ini masih dugaan awal, tapi walau bagaimanapun, saat ini masih dilakukan pencarian terhadap pengungsi yang kabur tersebut oleh tim gabungan,” jelas Kompol Adi Sofyan.

Hingga saat ini belum diketahui keberadaan wanita Rohingya yang diduga menghilang dari camp pengungsian. Pihak kepolisian masih menunggu koordinasi dengan pihak UNHCR.

“Apakah betul dirinya menghilang atau kabur, nanti kita selidiki dulu dengan pihak UNHCR,” pungkas Kompol Adi Sofyan. (mad)

Pos terkait