Situs DPR Dibajak Jadi Dewan Pengkhianat Rakyat

  • Whatsapp
dewan pengkhianat rakyat
Penampakan situs DPR RI sempat dibajak oleh Hacker, Senin (5/10). Foto : Doc Pri

JAKARTA – Laman situs resmi DPR, www.dpr.go.id sempat diretas pagi tadi. Peretas mengubah tulisan Dewan Perwakilan Rakyat berubah menjadi Dewan Pengkhianat Rakyat. Situs DPR juga sempat tidak bisa diakses.

Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar mengakui bahwa ada upaya peretasan website atau laman resmi DPR di www.dpr.go.id sejak Senin 5 Oktober 2020 malam hingga siang ini.

Meskipun laman sudah bisa diakses publik, laman masih terasa berat akibat efek peretasan dan virus. “Ya itu makanya sebenarnya sudah dimonitor juga, baik dari Telkom maupun Bareskrim. Memagari juga untuk upaya menyerbu supaya terjadi, tapi memang masih agak berat sampai sekarang tapi kami tetap memagari,” kata Indra saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (8/10).

Indra juga mengungkap modus peretas dalam menjalankan aksinya, yakni dengan cara menggunakan denial of service (DOS). Kemudian, membanjiri laman resmi DPR dengan virus-virus. “Mereka (peretasannya-red) kan ini modelnya di DOS ya. Membanjiri website dengan berbagai itu ya, virus,” paparnya.

Padahal, kata Indra, pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan bekerja sama dengan Telkom dan Bareskrim Polri untuk memonitor laman DPR serta memagari laman resmi DPR agar terhindar dari aksi peretasan.

Terkait tulisan di laman yang berubah menjadi Dewan Pengkhianat DPR, Indra menjelaskan tulisan itu bukan bagian dari peretasan, melainkan hasil editing semata sehingga tulisannya nampak berubah. “Kalau tulisan (Dewan pengkhianat rakyat-red) itu semu editan. Enggak ada. Itu cuma editan saja,” ujar Indra.

Seperti diberitakan sebelumnya, laman resmi DPR sempat berubah tulisannya dari Dewan Perwakilan Rakyat menjadi Dewan Pengkhianat Rakyat di laman depannya. Laman juga sempat tidak bisa diakses sejak pagi.

Pos terkait