Syukuran Terpilih Jadi Anggota DPRK, Tuanku Muhammad Berikan Beasiswa Anak Yatim

  • Whatsapp

BANDA ACEH – Sebagai bentuk beryukur setelah terpilih sebagai anggota DPRK Banda Aceh dalam Pemilu Legislatif 2019, Tuanku Muhammad memberikan beasiswa kepada 4 anak yatim.

“Alhamdulillah, wujud syukur mendapat amanah sebagai wakil rakyat di daerah pemilihan Ulee Kareng – Syiah Kuala, saya berniat memberikan beasiswa kepada 4 anak yatim di dapil itu,’’ ungkap Tuanku Muhammad kepada Kanalinspirasi.com, Jumat (5/7).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut ia menjelaskan beasiswa diperuntukkan bagi anak yatim untuk masuk di sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Dodaidi Aceh di kecamatan Ulee Kareng. Keempat anak yatim tersebut akan mendapat beasiswa pendidikan hingga selesai pendidikan di TK tersebut.

“Beasiswa akan diberikan hingga anak-anak yatim tersebut selesai pendidikan TK,” kata Tuanku yang juga menjabat Direktur di TK Dodaidi.

Tuanku menjelaskan, TK dan PUAD Dodaidi merupakan sekolah yang dibangun oleh Hajjah Tjut Nyak Rostina diatas lahan milik sendiri, serta pembangunan gedung dari biaya sendiri. Lembaga pendidikan yang kini dikelola Ir.  Tuanku Muntazar, pak cik Tuanku, memang diniatkan pendiri sebagai ladang amal.

“Lembaga pendidikan Yayasan Hajjah Tjut Nyak Rostina memang untuk ladang amal memberi pendidikan bagi anak yatim dan dari keluarga kurang mampu. Kita tampung sesuai kemampuan sekolah,’’ jelas Tuanku.

Selain menyelenggarakan kurikulum seperti TK lain, sekolah ini memiliki program unggulan hafal Al Quran atau Hafidz bagi anak sejak usia dini.  Untuk tahun ajaran baru, TK dan PAUD Dodaidi membuka pendaftaran sejak 25 Juni hingga 10 Juli 20119.

“Semoga apa yang kami lakukan menjadi nilai ibadah di sisi Allah. Insya Allah jika sudah duduk di DPRK saya bisa memberi pengamdian kepada masyarakat di kota Banda Aceh,’’ pungkasnya.

Tuanku Muhammad terpilih sebagai anggota DPRK Banda Aceh setelah pada Pemilu Legislatif 17 April 2019 lalu meraih suara tertinggi dari 3. 960 suara PKS di dapil 3 kecamatan Ulee Kareng – Syiah Kuala.

Alumni MUQ Bustanul Ulum Langsa dan UIN Arraniry ini dikenal aktif di berbagai kegiatan kepemudaan dan masyarakat sejak masa sekolah hingga perguruan tinggi. Pemuda kelahiran 22 Juni 1992 yang masih berstatus lajang ini sedang menyelesaikan pendidikan di Pasca Sarjana UIN Ar-Raniry, Aceh. (*)

Pos terkait