Daerah

Kepala Cabang ACT Aceh Husaini Ismail menuturkan, penyemprotan disinfektan sudah berlangsung beberapa hari di lingkungan perkantoran, masjid, dayah, dan halte Trans Koetaradja. “Apa yang kami lakukan ini merupakan bentuk respons terhadap Covid-19

Daerah

Ikadi menempatkan ACT bersama 11 lembaga lain yang bergerak di berbagai bidang yang mendukung perjuangan dakwah. Dalam sambutannya saat menerima penghargaan, Ibnu menjelaskan bahwa ACT telah meluaskan kebaikan, tak hanya di dalam negeri, tapi juga hingga luar negeri, khususnya negara yang sedang dirundung konflik.

Daerah

Kepala Cabang ACT Aceh menuturkan, pelaksanaan kegiatan tersebut bertujuan memberikan manfaat bagi masyarakat. Adapun kegiatan bakti negeri meliputi pelayanan kesehatan gratis, pendistribusian paket pangan dan barang layak pakai, psiko edukasi, edukasi cuci tangan dan menyikat gigi, dan meuseuraya/gotong royong.

Daerah

Koordinator Aksi Rizky Suryadi menuturkan bahwa kegiatan tersebut merupakan respon terhadap persoalan yang terjadi di Natuna. “Pulau Natuna berada di Provinsi Kepulauan Riau dan berada dekat dengan Laut Cina Selatan. Kawasan tersebut sampai saat ini menjadi sumber konflik antara kedaulatan Indonesia dengan Cina,” ujarnya.

Nusantara

Adalah Teuku Muhammad Iqbal dan Mulya, relawan medis ACT – MRI asal Aceh ikut membantu korban banjir dengan memberikan layanan kesehatan gratis dalam satu tima tim relawan lainnya. Iqbal merupakan seorang dokter dan Mulya seorang perawat.

Sosok

Pria kelahiran 1 Februari 1964 ini sudah mengajar di sekolah tersebut sejak 2000-2020 dengan gaji Rp 300.000 per bulan. Dari penghasilan tersebut ia menghidupi istri dan anaknya yang menetap di Gampong Buket, Kuta Makmur, Aceh Utara. Di samping mengajar, Badruddin membagikan waktu bertani di sawah atau kebun.