Ekonomi

Lonjakan kasus virus corona (Covid-19) membuat kurs rupiah tertekan dihadapan dolar Amerika Serikat pada Senin (29/6). Nilai tukar rupiah di pasar spot, data Bloomberg tertekan 6 poin atau 0,05% ke Rp14.226 per USD.

Ekonomi

Melansir dari Reuters, dolar mendapat dukungan menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa, yang diharapkan memangkas suku bunga lebih lanjut. Namun ECB menunjukkan kehati-hatian, sehingga membuat investor lari dari aset berisiko dan kembali memilih mata uang safe haven.

Ekonomi

Dengan penguatan ini, rupiah sudah menguat dua hari beruntun di kurs tengah BI. Kemarin, apresiasi rupiah lebih tajam yaitu 0,46%. Sedangkan di perdagangan pasar spot, rupiah juga menguat tipis. Pada pukul 10:00 WIB, US$ 1 diperdagangkan di Rp 14.140 di mana rupiah menguat 0,04%.

Daerah

Merujuk pada data Bloomberg, posisi rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 26 poin atau 0,18% ke level Rp14.165 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.149 per USD – Rp14.169 per USD.

Daerah

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini menanjak naik ke posisi Rp14.141/USD untuk mencoba balik melawan. Sinyal positif rupiah bertahan dibandingkan kemarin