Daerah

Jenazah korban Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sangat infeksius. Setiap tetes cairan jenazah itu mengandung jutaan virus corona yang dapat menginfeksi orang lain. Karena itu, fardu kifayah jenazah dilaksanakan ustadz rumah sakit untuk melindungi keluarga jenazah dan masyarakat sekitarnya.