Nusantara

Berdasarkan catatan sejarah dan literasi yang dikutip melalui halaman SINDOnews.com, karakter erupsi gunung ini mayoritas kecil. Dikutip dari situs VSI.ESDM, menurut van Bemmelen (1934, dalam Kusumadinata 1979) bahwa Gunung Tangkuban Parahu tumbuh di dalam Kaldera Sunda sebelah timur. Berdasarkan coraknya, erupsinya dapat dibagi tiga fase.

Peristiwa

Sebelumnya, aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Perahu kembali terpantau pada Senin (22/7). Berdasarkan pengamatan PVBMG visual gunung api tampak jelas. Asap kawah utama bertekanan lemah hingga sedang dan teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal. Dari hasil rekaman seismograf PVMBG 21 Juli 2019 terpantau terjadi 425 kali gempa Hembusan.