Daerah

Wakil Kepala Polisi Daerah Aceh, Brigjen Pol Supriyanto Tarah, dihubungi via seluler membenarkan kejadian itu. Menurutnya, AD mendatangi salah satu rumah warga desa itu untuk meminta uang sebesar Rp 10 juta. Jika tidak diberikan, AD mengancam warga tersebut akan dibunuh.